Dalam laporannya, T Chairuniza menjelaskan tujuan lomba ini adalah melatih disiplin, sikap mental, perilaku, serta kekompakan pelajar, sekaligus mempererat silaturahmi antar sekolah. Lomba yang digelar selama dua hari, 27–28 September 2025, mempertandingkan beberapa kategori, seperti formasi terbaik, kreasi formasi komedi, suporter terbaik, devile terbaik, pelatih terbaik, komandan terbaik, dan kostum terbaik.
"Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp100 juta," jelas Chairuniza.
Rico Waas menegaskan kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemko Medan dalam membangun generasi muda kreatif dan berkarakter, siap menghadapi tantangan masa depan.