Jumat, 12 Juni 2026 WIB

Rico Waas Dukung Pelatihan Pekerja Migran, Dinilai Jadi Solusi Kurangi Pengangguran di Medan

editor - Rabu, 10 Juni 2026 16:06 WIB
Rico Waas Dukung Pelatihan Pekerja Migran, Dinilai Jadi Solusi Kurangi Pengangguran di Medan
Rico Waas saat menerima audiensi LPK Majime Training Centre di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Rabu (10/6/2026).

MEDAN - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyatakan dukungannya terhadap program pelatihan dan penempatan pekerja migran Indonesia yang dijalankan LPK Majime Training Centre. Program tersebut dinilai dapat menjadi salah satu solusi dalam mengurangi angka pengangguran sekaligus membuka akses kerja yang lebih luas bagi masyarakat Kota Medan.

Dukungan itu disampaikan Rico Waas saat menerima audiensi LPK Majime Training Centre di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Rabu (10/6/2026). Dalam pertemuan tersebut, Rico didampingi Staf Ahli Bidang Pemerintahan Rakhmat Harahap dan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan Ramaddan.

Menurut Rico, peluang kerja di Kota Medan masih perlu terus ditingkatkan agar mampu menyerap lebih banyak tenaga kerja. Oleh karena itu, peluang kerja di luar negeri harus dimanfaatkan secara optimal, terutama di negara-negara yang sedang mengalami kekurangan tenaga kerja usia produktif, seperti Jepang.

Baca Juga:
"Kita ketahui bersama bahwa peluang kerja di Kota Medan belum cukup prima. Karena itu kita harus terus meningkatkan kesempatan kerja untuk menyerap tenaga kerja yang ada," ujar Rico.

Ia menjelaskan, Jepang saat ini menghadapi penurunan jumlah penduduk usia produktif akibat rendahnya angka kelahiran. Kondisi tersebut menyebabkan kebutuhan tenaga kerja di berbagai sektor terus meningkat, termasuk sektor kesehatan, perawatan, industri, dan jasa.

Menurut Rico, tenaga kerja Indonesia memiliki sejumlah keunggulan yang menjadi nilai tambah di pasar kerja internasional. Selain memiliki kemampuan beradaptasi yang baik, pekerja Indonesia juga dikenal ramah, disiplin, dan memiliki pendekatan humanis dalam bekerja.

"Di Jepang sangat dibutuhkan keterampilan dan karakter pekerja seperti yang dimiliki masyarakat kita. Cara kerja dan sikap humanis tenaga kerja Indonesia sangat dibutuhkan, terutama di sektor kesehatan dan perawat yang memiliki penghasilan cukup besar," katanya.

Halaman:
Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru