Cegah Penyakit Menular, Lapas P.Sidimpuan Skrining TB dan HIV Warga Binaan
Menjaga kesehatan di balik tembok pemasyarakatan bukan sekadar soal pengobatan, tetapi juga tentang pencegahan.
Daerah
MEDAN – Keberangkatan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas ke Singapura untuk menjalani pengobatan menjadi sorotan publik setelah muncul perbedaan pandangan mengenai prosedur perizinan yang ditempuh. Anggota DPRD Kota Medan dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Drs. Godfried Effendi Lubis, menilai perjalanan tersebut seharusnya mengikuti mekanisme yang diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 59 Tahun 2019 tentang Tata Cara Perjalanan ke Luar Negeri bagi Pejabat dan Kepala Daerah.
Pernyataan tersebut disampaikan Godfried kepada wartawan di Gedung DPRD Kota Medan, Senin (19/5/2026). Menurutnya, perhatian publik bukan semata-mata tertuju pada tujuan keberangkatan maupun sumber pembiayaan perjalanan, melainkan pada kepatuhan terhadap prosedur administrasi yang berlaku bagi kepala daerah.
"Yang menjadi perhatian bukan apakah menggunakan APBD atau tidak, bukan pula karena berobat ataupun kepentingan lainnya. Persoalannya adalah sebagai pejabat publik harus mengikuti prosedur yang telah diatur, termasuk mengenai perizinan perjalanan ke luar negeri," ujar Godfried.
Baca Juga:Ia menjelaskan, berdasarkan informasi yang berkembang, keberadaan Wali Kota Medan di luar negeri baru diketahui setelah ketidakhadirannya dalam sebuah kegiatan dipertanyakan. Menurut Godfried, pada awalnya disebutkan bahwa Wali Kota berada di luar kota, sebelum kemudian muncul keterangan bahwa yang bersangkutan sedang menjalani pengobatan di Singapura.
"Sebelumnya publik mengetahui Wali Kota tidak hadir dalam suatu acara. Setelah itu muncul informasi bahwa beliau berada di luar negeri untuk berobat. Karena itu, menurut saya, penjelasan kepada masyarakat perlu disampaikan secara terbuka," katanya.
Godfried menegaskan dirinya tidak mempersoalkan keputusan seseorang untuk menjalani pengobatan di luar negeri. Namun, ia menilai setiap pejabat negara tetap wajib memenuhi ketentuan administratif yang berlaku.
"Tidak ada yang melarang seseorang berobat ke luar negeri. Semua orang berhak memperoleh pelayanan kesehatan terbaik. Tetapi sebagai pejabat publik, prosedur yang telah ditetapkan harus tetap dipatuhi," ujarnya.
Menurut Godfried, Permendagri Nomor 59 Tahun 2019 mengatur bahwa perjalanan luar negeri kepala daerah memerlukan mekanisme perizinan yang dilakukan secara berjenjang. Ia mengatakan proses tersebut melibatkan gubernur sebelum diteruskan kepada Menteri Dalam Negeri untuk memperoleh persetujuan.
"Aturannya bukan sekadar menyampaikan laporan, tetapi melalui mekanisme perizinan sesuai ketentuan yang berlaku. Dalam kondisi tertentu, termasuk untuk keperluan berobat, terdapat persyaratan administrasi yang harus dipenuhi," katanya.
Godfried juga menyampaikan bahwa apabila benar terjadi pelanggaran terhadap prosedur tersebut, penilaian mengenai ada atau tidaknya sanksi merupakan kewenangan pemerintah sesuai peraturan yang berlaku.
"Kita serahkan kepada pemerintah untuk menilai sesuai ketentuan yang ada. Kalau memang terdapat pelanggaran prosedur, tentu mekanisme pemberian sanksi mengikuti aturan yang berlaku," ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, saat memberikan keterangan kepada wartawan usai kegiatan di Gedung DPRD Kota Medan pada hari yang sama, mengakui dirinya berangkat ke Singapura untuk menjalani pengobatan.
Rico juga menyatakan bahwa keberangkatannya telah dilaporkan kepada Menteri Dalam Negeri, namun tidak melalui Gubernur Sumatera Utara. Menurutnya, langkah tersebut diambil karena komunikasi dengan Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution, saat itu tidak berjalan secara optimal.
Pernyataan dari kedua pihak tersebut menunjukkan adanya perbedaan pandangan mengenai mekanisme administrasi perjalanan luar negeri kepala daerah. Persoalan itu kini menjadi perhatian publik dan diharapkan memperoleh kejelasan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Menjaga kesehatan di balik tembok pemasyarakatan bukan sekadar soal pengobatan, tetapi juga tentang pencegahan.
Daerah
Puluhan warga Desa Gunung Tinggi, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli serdang melakukan aksi damai di Kantor Pengadilan Tata Usaha Negera
Peristiwa
Unggahan keluhan seorang warganet di media sosial TikTok terkait pengalaman persalinan di RSUD Kabupaten Tapanuli Selatan (RSUD Sipirok) men
Daerah
Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Padangsidimpuan memperkuat sinergi antarinstansi pemerintah melalui koordinasi sertipikasi tanah aset milik
Daerah
Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Padangsidimpuan memperkuat sinergi antarinstansi pemerintah melalui koordinasi sertipikasi tanah aset milik
Daerah
Proyek pembangunan gedung ruangan Cathlab dan sarana pendukungnya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Padangsidimpuan dengan nilai kontra
Daerah
Memperingati Hari Jadi ke75 Humas Polri, Seksi Humas Polres Tapanuli Selatan (Tapsel) memilih cara sederhana yang berdampak nyata mendonork
Daerah
Kebakaran melanda kawasan Desa Manunggang, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, Senin (19/10/2026) mala
Daerah
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mendorong percepatan penyerahan aset Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr M Thomsen Nias
Daerah
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) bersama DPRD Sumut menuntaskan pembahasan tindak lanjut hasil evaluasi Kementerian
Daerah