Rabu, 29 April 2026 WIB

Median Jalan Dinilai Persulit Warga, DPRD Medan Minta Dishub Lakukan Kajian Ulang

editor - Senin, 05 Januari 2026 09:10 WIB
Median Jalan Dinilai Persulit Warga, DPRD Medan Minta Dishub Lakukan Kajian Ulang
Rapat Evaluasi Kerja Triwulan IV Komisi IV DPRD Medan bersama Dishub Kota Medan di Gedung DPRD Medan, Senin (5/1/2026).

MEDAN -Ketua Komisi IV DPRD Kota Medan Paul Mei Anton Simanjuntak, menyoroti pemasangan median atau pembatas jalan di sejumlah ruas utama di Kota Medan yang dinilai menyulitkan mobilitas masyarakat. Ia meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan melakukan kajian ulang terhadap kebijakan tersebut.

Sorotan itu disampaikan Paul dalam Rapat Evaluasi Kerja Triwulan IV Komisi IV DPRD Medan bersama Dishub Kota Medan di Gedung DPRD Medan, Senin (5/1/2026). Ruas jalan yang menjadi perhatian antara lain Jalan Karya Wisata, Jalan Sisingamangaraja, dan Jalan Letda Sujono.

"Ada laporan masyarakat terkait penutupan median di Jalan Karya Wisata dan Jalan Sisingamangaraja yang membuat jarak putar balik menjadi lebih jauh. Hal ini dirasakan memberatkan warga, sehingga perlu ada kajian ke depan," ujar Paul kepada Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dishub Kota Medan Suriono.

Baca Juga:
Menurutnya, pemasangan median di Jalan Letda Sujono juga dinilai kurang efektif meskipun telah dilengkapi lampu lalu lintas (traffic light). Kondisi lampu yang tidak berfungsi optimal membuat pengendara harus memutar lebih jauh sehingga berpotensi menambah kemacetan.

"Kondisi ini justru membuat arus lalu lintas semakin macet karena kendaraan harus memutar dan memakan badan jalan. Mobilitas warga dari kawasan Tembung menuju pusat kota menjadi terganggu," kata politisi PDI Perjuangan tersebut.

Paul menilai kebijakan penutupan median tidak sepenuhnya tepat jika berdampak pada bertambahnya waktu tempuh masyarakat, termasuk bagi pengguna jalan yang hendak menuju Bandara Internasional Kualanamu.

Menanggapi hal tersebut, Plt Kepala Dishub Kota Medan Suriono menjelaskan bahwa di Jalan Karya Wisata telah dilakukan pembukaan median di dua titik, yakni di depan Kompleks Perumahan J City dan Taman Cadika. Langkah tersebut diambil setelah adanya keluhan dari pihak sekolah terkait terganggunya aktivitas siswa.

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru