Rabu, 15 April 2026 WIB

Wali Kota Medan Sampaikan LKPJ 2025, IPM dan Pertumbuhan Ekonomi Tunjukkan Tren Positif

editor - Senin, 09 Maret 2026 23:19 WIB
Wali Kota Medan Sampaikan LKPJ 2025, IPM dan Pertumbuhan Ekonomi Tunjukkan Tren Positif
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRD Kota Medan di Gedung DPRD Medan, Senin (9/3/2026).

MEDAN -Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRD Kota Medan di Gedung DPRD Medan, Senin (9/3/2026). Laporan tersebut memuat capaian kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah sepanjang tahun 2025, termasuk indikator makro pembangunan, realisasi keuangan daerah, serta berbagai program strategis yang telah dijalankan.

Dalam penyampaiannya, Rico menjelaskan bahwa penyusunan LKPJ mengacu pada Peraturan Daerah Kota Medan Nomor 1 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Medan 2025–2029. Selain itu, laporan tersebut juga berpedoman pada Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019 yang mengatur kewajiban kepala daerah menyampaikan laporan kinerja kepada DPRD.

"Kerja sama yang baik antara pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam menjalankan agenda strategis pembangunan Kota Medan," ujar Rico di hadapan pimpinan dan anggota dewan.

Baca Juga:
Rico memaparkan sejumlah indikator makro pembangunan yang menunjukkan tren positif. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Medan pada tahun 2025 tercatat sebesar 83,74 poin atau meningkat 0,51 poin dibandingkan tahun 2024. Laju pertumbuhan ekonomi juga mengalami peningkatan menjadi 5,10 persen, naik 0,03 persen dari tahun sebelumnya.

Di sisi lain, tingkat kemiskinan berhasil ditekan menjadi 7,25 persen atau turun 0,69 persen dibandingkan tahun 2024. Tingkat pengangguran terbuka pada tahun 2025 tercatat sebesar 7,99 persen, menurun 0,14 persen dari tahun sebelumnya. Sementara itu, rasio gini yang menggambarkan tingkat ketimpangan pendapatan berada pada angka 0,3620.

Dalam aspek pengelolaan keuangan daerah, pendapatan Kota Medan pada tahun 2025 terealisasi sebesar Rp6,32 triliun atau 90,79 persen dari target Rp6,96 triliun. Pendapatan tersebut terdiri atas Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp3,09 triliun, pendapatan transfer Rp3,13 triliun, serta lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp100 miliar.

Adapun realisasi belanja daerah mencapai Rp5,83 triliun atau 82,56 persen dari target Rp7,07 triliun. Belanja tersebut meliputi belanja operasi, belanja modal, dan belanja tidak terduga yang digunakan untuk mendukung berbagai program pembangunan.

Rico juga memaparkan capaian pembangunan yang mencakup tujuh misi utama daerah. Di antaranya penguatan identitas kota berbasis budaya multikultural dengan pelestarian 93 objek cagar budaya, rehabilitasi infrastruktur jalan sepanjang 195 kilometer, serta pelaksanaan program zero lampu padam yang telah mencapai 90 persen lampu jalan berfungsi.

Peningkatan kualitas pelayanan publik turut tercermin dari capaian Indeks Pelayanan Publik dengan nilai A (4,54) serta Indeks Inovasi Daerah sebesar 58,16 yang melampaui target. Pada sektor ekonomi, nilai investasi di Kota Medan mencapai Rp14,59 triliun, meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Program ketenagakerjaan juga berhasil menyerap puluhan ribu tenaga kerja baru melalui berbagai kegiatan, termasuk career expo (bursa kerja).

Berbagai capaian tersebut diiringi sejumlah penghargaan yang diraih Pemerintah Kota Medan, antara lain opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan selama lima tahun berturut-turut, UHC Awards 2025 kategori Madya, Innovative Government Award 2025, serta predikat pelayanan publik tanpa maladministrasi terbaik di Sumatera Utara.

Selain itu, Kota Medan juga meraih status kinerja tinggi dengan peringkat lima kota terbaik nasional berdasarkan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) dari Kementerian Dalam Negeri.

Mengakhiri penyampaian LKPJ, Rico berharap DPRD dapat memberikan masukan dan rekomendasi strategis guna meningkatkan kinerja pemerintah daerah ke depan. "Masukan dan rekomendasi dari DPRD akan menjadi catatan penting bagi Pemerintah Kota Medan untuk terus memperbaiki dan meningkatkan kinerja pembangunan di masa mendatang," pungkasnya.(jns)

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru