Dua Kilogram Ganja Disembunyikan dalam Jok Motor, Pemuda 22 Tahun Ditangkap
Seorang pemuda berusia 22 tahun berinisial DH ditangkap Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Padangsidimpuan setelah kedapatan membawa lebih dari
Daerah
MEDAN -Anggota Komisi IV DPRD Kota Medan Rommy Van Boy menyayangkan sikap Dinas Perumahan Kawasan Permukiman, Cipta Karya, dan Tata Ruang (PKPCKTR) Kota Medan yang dinilai melakukan pembiaran terhadap pengembang Komplek J-City di Kecamatan Medan Johor dan pengembang The CityView Medan Condominium di Medan Polonia. Kedua proyek tersebut terbukti melanggar aturan karena sebagian bangunannya berdiri di atas sempadan sungai.
Rommy menjelaskan, berdasarkan hasil rapat dengar pendapat (RDP) Komisi IV pada, Senin (20/10/2025), perwakilan Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) II menegaskan bahwa pembangunan Komplek J-City dan CityView tidak memiliki rekomendasi teknis (rekomtek) dari BWSS II dan telah melanggar ketentuan sempadan sungai.
"BWSS II sudah memberikan teguran kepada kedua pengembang (J-City dan CityView). Namun, untuk penindakan, BWSS II menyebut kewenangannya berada di tangan pemerintah daerah, dalam hal ini Pemko Medan. Sampai sekarang, tidak ada tindakan apa pun dari Pemko Medan terhadap J-City dan CityView. Ada apa sebenarnya?" ujar Rommy Van Boy kepada wartawan, Jumat (24/10/2025).
Baca Juga:Berangkat dari pernyataan BWSS II, Rommy mendesak Dinas PKPCKTR bersama Satpol PP Kota Medan segera mengambil langkah tegas berupa pembongkaran bangunan di kedua kompleks yang berdiri di atas sempadan sungai.
Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) V — meliputi Medan Polonia, Medan Johor, Medan Maimun, Medan Tuntungan, Medan Selayang, dan Medan Sunggal — menilai pelanggaran itu telah merugikan masyarakat. Ia menambahkan, pembangunan J-City dan CityView yang melanggar sempadan sungai juga bertentangan dengan program penanganan banjir yang tengah digalakkan Pemko Medan.
Sebelumnya, perwakilan BWSS II, Ferry, dalam RDP bersama Komisi IV DPRD Medan, membenarkan bahwa pembangunan J-City dan CityView menyebabkan penyempitan sungai. Memang benar, terjadi penyempitan sungai akibat pembangunan J-City dan CityView, ungkap Ferry.
Ia juga menegaskan BWSS II tidak pernah mengeluarkan rekomtek untuk kedua proyek tersebut. Untuk J-City maupun CityView, tidak ada rekomtek dari BWSS. Kami juga sudah menyurati pihak pengembang terkait hal ini, tegasnya.
Ferry menambahkan, kewenangan penindakan sepenuhnya berada di tangan Pemerintah Kota Medan. Kalau soal penindakan, itu ranahnya Pemko Medan, tutupnya.
Seorang pemuda berusia 22 tahun berinisial DH ditangkap Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Padangsidimpuan setelah kedapatan membawa lebih dari
Daerah
Komitmen dalam mendukung pengamanan aset negara terus ditunjukkan Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Padangsidimpuan.
Daerah
Semangat persaudaraan dan sportivitas mewarnai Turnamen Tenis Meja Kapolres Padangsidimpuan Cup 2026 yang digelar dalam rangka memperingati
Daerah
Siapa sangka Pulau Nusakambangan yang selama puluhan tahun dikenal sebagai "pulau penjara" kini menjelma menjadi salah satu contoh keberhasi
Daerah
Pemerintah Kota Medan buka suara terkait sorotan publik atas anggaran pengadaan air mineral yang tercantum mencapai lebih dari Rp1,1 miliar
Daerah
Demi memastikan listrik tetap menyala tanpa gangguan, PT PLN (Persero) UP3 Padangsidimpuan menggelar aksi besarbesaran pemeliharaan jaringa
Daerah
keluarga pecah di tengah pengawalan ketat aparat saat sebuah rumah di tepi Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Padangsidimpuan&ndashPanyabungan die
Daerah
PAW anggota DPRD Kabupaten Tapanuli Selatan dari Partai NasDem atas nama Eddi Sullam Siregar kini memasuki babak akhir
Daerah
Rumah Taman Pendidikan AlQur&039an (TPQ) AlMuhajirin, Jalan Garu VI No. 42, Kelurahan Harjosari I, Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan
Daerah
rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke80, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Padangsidimpuan menggelar kegiatan Gotong
Daerah