Hidup di Gubuk Tanpa Bagian Warisan, Adik Diduga Aniaya Abang hingga Tewas di Tapsel
Persoalan pembagian harta warisan keluarga diduga menjadi salah satu pemicu perselisihan dua saudara kandung di Desa Pinagar, Kecamatan Arse
Daerah
TAPSEL| Jelajahnews.id - Misteri kematian bocah perempuan berusia enam tahun yang ditemukan tewas di dalam sumur di Desa Huta Holbung, Kecamatan Angkola Muara Tais, Tapanuli Selatan, akhirnya berhasil diungkap Polres Tapanuli Selatan.
Polisi menetapkan seorang pria berinisial MH (37) alias Kucek, yang merupakan tetangga korban, sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan disertai dugaan pemerkosaan tersebut.
Keberhasilan mengungkap kasus yang sempat menghebohkan masyarakat itu sekaligus menjadi capaian awal AKBP Anton Santoso, S.I.K., M.M. sejak menjabat sebagai Kapolres Tapanuli Selatan.
Baru sekitar dua pekan bertugas, AKBP Anton bersama jajaran Satreskrim berhasil mengungkap kasus yang menyita perhatian publik tersebut.
Pengungkapan kasus disampaikan dalam konferensi pers di Aula Mako Polres Tapanuli Selatan, Jumat (7/8/2026).
Konferensi pers dipimpin langsung oleh Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Anton Santoso, S.I.K., M.M didampingi Waka Polres Tapanuli Selatan Kompol Muslim Amin, Kasat Reskrim IPTU B.D. Sitorus, S.H., M.H.
Turut juga hadir Kasi Humas Polres Tapanuli Selatan IPTU Agam Parlindungan, Kemudian Kanit I Pidum Satreskrim Polres Tapanuli Selatan IPDA Bambang Rahmadi, S.Sos., serta Kapolsek Batang Angkola AKP Saiful Syam, S.H., M.H.
Kapolres menjelaskan, korban berinisial MN (6) ditemukan meninggal dunia pada Minggu, 2 Agustus 2026 sekitar pukul 12.00 WIB di dalam sumur rumah milik warga di Desa Huta Holbung, Kecamatan Angkola Muara Tais.
"Dalam perkara ini kami telah menetapkan satu orang tersangka, yakni MH alias Kucek," ujar AKBP Anton Santoso.

Menurut Kapolres, sebelum kejadian korban sempat meminta izin kepada orang tuanya untuk menemui orang tua angkatnya. Permintaan tersebut disetujui sehingga korban keluar dari rumah.
Namun hingga keesokan harinya korban tidak kembali dan justru ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dalam sumur.
Merasa ada kejanggalan atas kematian anaknya, keluarga kemudian meminta agar jenazah dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan autopsi dan visum et repertum.
"Hasil visum dan autopsi dokter forensik menemukan adanya luka pada bagian leher, tangan, dan alat kelamin korban," ungkap Kapolres.
Dari hasil penyidikan, polisi menduga tersangka membawa korban ke sebuah pondok yang berada di sekitar desa. Di lokasi tersebut, korban diduga mengalami kekerasan seksual sebelum akhirnya dibunuh dengan cara dicekik.
"Motif pelaku karena panik dan takut ketahuan setelah melakukan pelecehan seksual terhadap korban," jelas AKBP Anton.
Untuk menghilangkan jejak, jasad korban kemudian dibungkus menggunakan kain sarung bermotif kotak-kotak hitam putih.
Selanjutnya, korban dibawa menggunakan sepeda motor Honda Supra X warna hitam lis hijau tanpa pelat nomor sebelum dibuang ke dalam sumur milik warga.
Kapolres mengatakan, pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil penyelidikan intensif Tim Jatanras Satreskrim bersama Unit PPA Polres Tapanuli Selatan.
Melalui olah TKP, pemeriksaan saksi, dan pengumpulan barang bukti, penyidik akhirnya berhasil mengungkap identitas tersangka.
Dalam penyelidikan itu, polisi juga memperoleh keterangan dari saksi kunci berinisial RS, yang sempat melihat dan berinteraksi dengan tersangka sebelum kejadian. Keterangan saksi tersebut menjadi salah satu petunjuk penting hingga penyidik berhasil mengungkap identitas pelaku.
Sebelumnya, Tim Jatanras bersama Unit I Pidum Satreskrim Polres Tapanuli Selatan yang dipimpin IPDA Bambang Rahmadi, S.Sos. berhasil menangkap MH pada Senin, 3 Agustus 2026 sekitar pukul 14.00 WIB di wilayah Kecamatan Angkola Muara Tais.
Saat dilakukan pengembangan untuk mencari barang bukti, tersangka diduga melakukan perlawanan sehingga petugas mengambil tindakan tegas dan terukur dengan melumpuhkan kaki kanan tersangka menggunakan tembakan.
Setelah mendapat penanganan medis, tersangka kemudian dibawa kembali ke Mapolres Tapanuli Selatan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Penyidik juga mengungkap fakta bahwa MH diduga sempat berada di lokasi saat jasad korban ditemukan. Bahkan, ia diduga ikut membantu warga mengevakuasi tubuh korban dari dalam sumur guna menghilangkan kecurigaan masyarakat terhadap dirinya.
Dalam konferensi pers tersebut, polisi turut memperlihatkan sejumlah barang bukti yang telah disita penyidik.
Barang bukti itu berupa satu potong kaos singlet anak warna putih dan satu potong celana pendek anak warna hitam yang dikenakan korban saat kejadian.
Selain itu, polisi juga memperlihatkan satu potong kain sarung hitam putih bermotif kotak-kotak yang diduga digunakan tersangka untuk membungkus jasad korban.
Penyidik turut mengamankan satu unit sepeda motor Honda Supra X berwarna hitam dengan lis hijau tanpa nomor polisi yang diduga digunakan tersangka untuk membawa korban sebelum jasadnya dibuang ke dalam sumur.
Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 80 Ayat (3) juncto Pasal 76C Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, serta Pasal 459 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan subsider Pasal 458 ayat (1) KUHP tentang pembunuhan.
Kapolres AKBP Anton Santoso menegaskan, Polres Tapanuli Selatan akan menuntaskan penanganan perkara tersebut secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
"Kami berkomitmen menangani perkara ini secara serius hingga tuntas agar memberikan rasa keadilan bagi korban, keluarga, dan masyarakat," tegasnya. (JN-Irul)
Persoalan pembagian harta warisan keluarga diduga menjadi salah satu pemicu perselisihan dua saudara kandung di Desa Pinagar, Kecamatan Arse
Daerah
Niat awal hanya mencari tempat berlindung dari cuaca buruk justru membawa Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazry Penarik bertemu langsung den
Daerah
Seorang pria berinisial IG (39) ditetapkan sebagai tersangka setelah diduga menembak tetangganya, AG (40), hingga tewas menggunakan senapan
Daerah
Upaya dua pria menjual sepeda motor hasil curian di Kota Padangsidimpuan berakhir siasia. Sebelum sempat mendapatkan pembeli, keduanya lebi
Daerah
Tapanuli Selatan (Tapsel), AKBP Anton Santoso, S.I.K., M.M., menegaskan komitmennya membangun sinergitas dengan insan pers sebagai mitra st
Daerah
TAPSEL Jelajahnews.id Misteri kematian bocah perempuan berusia enam tahun yang ditemukan tewas di dalam sumur di Desa Huta Holbung, Kecam
Daerah
Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Kota Medan, Erfin Fahrurrazi, mengungkapkan Dinas Perumahan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruan
Daerah
Misteri kematian bocah perempuan berusia enam tahun yang ditemukan tak bernyawa di dalam sumur di salah satu desa di Kecamatan Angkola Muara
Daerah
Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan menghadirkan terobosan baru dalam percepatan pembangunan infrastr
Daerah
petani berinisial SS (58), warga Desa Pinagar, Kecamatan Arse, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), meninggal dunia setelah diduga menjadi
Daerah