Fraksi PDIP DPRD Medan Soroti RAPBD 2027, Desak Solusi Air Bersih hingga Evaluasi Kinerja OPD
Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Medan menegaskan akan tetap bersikap kritis dalam mengawal penggunaan anggaran dan kebijakan pembangunan yan
Politik
TAPSEL| Jelajahnews.id - Misteri kematian bocah perempuan berusia enam tahun yang ditemukan tewas di dalam sumur di Desa Huta Holbung, Kecamatan Angkola Muara Tais, Tapanuli Selatan, akhirnya berhasil diungkap Polres Tapanuli Selatan.
Polisi menetapkan seorang pria berinisial MH (37) alias Kucek, yang merupakan tetangga korban, sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan disertai dugaan pemerkosaan tersebut.
Keberhasilan mengungkap kasus yang sempat menghebohkan masyarakat itu sekaligus menjadi capaian awal AKBP Anton Santoso, S.I.K., M.M. sejak menjabat sebagai Kapolres Tapanuli Selatan.
Baru sekitar dua pekan bertugas, AKBP Anton bersama jajaran Satreskrim berhasil mengungkap kasus yang menyita perhatian publik tersebut.
Pengungkapan kasus disampaikan dalam konferensi pers di Aula Mako Polres Tapanuli Selatan, Jumat (7/8/2026).
Konferensi pers dipimpin langsung oleh Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Anton Santoso, S.I.K., M.M didampingi Waka Polres Tapanuli Selatan Kompol Muslim Amin, Kasat Reskrim IPTU B.D. Sitorus, S.H., M.H.
Turut juga hadir Kasi Humas Polres Tapanuli Selatan IPTU Agam Parlindungan, Kemudian Kanit I Pidum Satreskrim Polres Tapanuli Selatan IPDA Bambang Rahmadi, S.Sos., serta Kapolsek Batang Angkola AKP Saiful Syam, S.H., M.H.
Kapolres menjelaskan, korban berinisial MN (6) ditemukan meninggal dunia pada Minggu, 2 Agustus 2026 sekitar pukul 12.00 WIB di dalam sumur rumah milik warga di Desa Huta Holbung, Kecamatan Angkola Muara Tais.
"Dalam perkara ini kami telah menetapkan satu orang tersangka, yakni MH alias Kucek," ujar AKBP Anton Santoso.

Menurut Kapolres, sebelum kejadian korban sempat meminta izin kepada orang tuanya untuk menemui orang tua angkatnya. Permintaan tersebut disetujui sehingga korban keluar dari rumah.
Namun hingga keesokan harinya korban tidak kembali dan justru ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dalam sumur.
Merasa ada kejanggalan atas kematian anaknya, keluarga kemudian meminta agar jenazah dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan autopsi dan visum et repertum.
"Hasil visum dan autopsi dokter forensik menemukan adanya luka pada bagian leher, tangan, dan alat kelamin korban," ungkap Kapolres.
Dari hasil penyidikan, polisi menduga tersangka membawa korban ke sebuah pondok yang berada di sekitar desa. Di lokasi tersebut, korban diduga mengalami kekerasan seksual sebelum akhirnya dibunuh dengan cara dicekik.
"Motif pelaku karena panik dan takut ketahuan setelah melakukan pelecehan seksual terhadap korban," jelas AKBP Anton.
Untuk menghilangkan jejak, jasad korban kemudian dibungkus menggunakan kain sarung bermotif kotak-kotak hitam putih.
Selanjutnya, korban dibawa menggunakan sepeda motor Honda Supra X warna hitam lis hijau tanpa pelat nomor sebelum dibuang ke dalam sumur milik warga.
Kapolres mengatakan, pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil penyelidikan intensif Tim Jatanras Satreskrim bersama Unit PPA Polres Tapanuli Selatan.
Melalui olah TKP, pemeriksaan saksi, dan pengumpulan barang bukti, penyidik akhirnya berhasil mengungkap identitas tersangka.
Dalam penyelidikan itu, polisi juga memperoleh keterangan dari saksi kunci berinisial RS, yang sempat melihat dan berinteraksi dengan tersangka sebelum kejadian. Keterangan saksi tersebut menjadi salah satu petunjuk penting hingga penyidik berhasil mengungkap identitas pelaku.
Sebelumnya, Tim Jatanras bersama Unit I Pidum Satreskrim Polres Tapanuli Selatan yang dipimpin IPDA Bambang Rahmadi, S.Sos. berhasil menangkap MH pada Senin, 3 Agustus 2026 sekitar pukul 14.00 WIB di wilayah Kecamatan Angkola Muara Tais.
Saat dilakukan pengembangan untuk mencari barang bukti, tersangka diduga melakukan perlawanan sehingga petugas mengambil tindakan tegas dan terukur dengan melumpuhkan kaki kanan tersangka menggunakan tembakan.
Setelah mendapat penanganan medis, tersangka kemudian dibawa kembali ke Mapolres Tapanuli Selatan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Penyidik juga mengungkap fakta bahwa MH diduga sempat berada di lokasi saat jasad korban ditemukan. Bahkan, ia diduga ikut membantu warga mengevakuasi tubuh korban dari dalam sumur guna menghilangkan kecurigaan masyarakat terhadap dirinya.
Dalam konferensi pers tersebut, polisi turut memperlihatkan sejumlah barang bukti yang telah disita penyidik.
Barang bukti itu berupa satu potong kaos singlet anak warna putih dan satu potong celana pendek anak warna hitam yang dikenakan korban saat kejadian.
Selain itu, polisi juga memperlihatkan satu potong kain sarung hitam putih bermotif kotak-kotak yang diduga digunakan tersangka untuk membungkus jasad korban.
Penyidik turut mengamankan satu unit sepeda motor Honda Supra X berwarna hitam dengan lis hijau tanpa nomor polisi yang diduga digunakan tersangka untuk membawa korban sebelum jasadnya dibuang ke dalam sumur.
Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 80 Ayat (3) juncto Pasal 76C Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, serta Pasal 459 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan subsider Pasal 458 ayat (1) KUHP tentang pembunuhan.
Kapolres AKBP Anton Santoso menegaskan, Polres Tapanuli Selatan akan menuntaskan penanganan perkara tersebut secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
"Kami berkomitmen menangani perkara ini secara serius hingga tuntas agar memberikan rasa keadilan bagi korban, keluarga, dan masyarakat," tegasnya. (JN-Irul)
Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Medan menegaskan akan tetap bersikap kritis dalam mengawal penggunaan anggaran dan kebijakan pembangunan yan
Politik
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas melepas ribuan peserta jalan sehat dalam rangkaian kegiatan edukatif bertajuk Spark Go To Campus di
Daerah
Sekretaris Komisi II DPRD Kota Medan H. Iswanda Ramli, S.E. atau yang akrab disapa Nanda Ramli, menyoroti meningkatnya kasus Influenza Tipe
Politik
Suasana halaman Masjid Al Ikhlas di Jalan Raharja, Lingkungan 12, Pondok Batuan, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang, tampak be
Daerah
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meninjau langsung persoalan banjir yang kerap melanda Kelurahan Beringin, Kecamatan Medan Selayang,
Daerah
Brigjen Pol Sonny Irawan, S.I.K., M.H., kembali mendapat kepercayaan untuk memimpin jajaran Kepolisian Daerah Sumatera Utara.
Daerah
Seorang siswi kelas II sekolah dasar (SD) berinisial NAL (8) ditemukan meninggal dunia di belakang rumahnya di Kecamatan Bukit Malintang, Ka
Daerah
Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kantor Wilayah mengunjungi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Padang Sidempuan, Jumat (02/10/26).
Daerah
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan pentingnya aksi nyata dari jajaran pengurus Majelis Pimpinan Daerah (MPD) Ikatan
Daerah
Pemerintah Kota (Pemko) Medan berencana merevitalisasi kawasan Taman Sri Deli secara bertahap mulai tahun 2026. Program ini menjadi bagian d
Daerah