Ia juga mengingatkan bahwa keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan menurunnya kualitas pelayanan maupun hasil pembangunan yang diterima masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah daerah harus mampu menyusun program yang efektif, efisien, dan tepat sasaran.
Dalam upaya mempercepat pembangunan sumber daya manusia (SDM), Ariston meminta seluruh perangkat daerah menjadikan peningkatan kualitas SDM sebagai prioritas utama. Menurutnya, SDM yang unggul akan menjadi fondasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
"Kita harus mencari solusi di berbagai sektor, seperti pertanian, UMKM, dan pariwisata, dengan memetakan potensi yang dimiliki setiap wilayah," ujarnya.
Selain itu, Ariston menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat desa, tokoh masyarakat, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
"Kita harus membangun kerja sama yang kuat antara pemerintah, masyarakat desa, tokoh masyarakat, dan seluruh stakeholder agar pembangunan berjalan inklusif dan berkelanjutan," tegasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Samosir Sarhockel Martopolo Tamba mengingatkan bahwa penyusunan Rancangan Awal RKPD harus benar-benar berangkat dari kebutuhan masyarakat yang dihimpun melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dan kegiatan reses anggota DPRD.