Senin, 22 Juni 2026 WIB

Empat Event Internasional Digelar di Samosir, Masuk Agenda Calendar of Event Sumut 2026

editor - Jumat, 30 Januari 2026 22:47 WIB
Empat Event Internasional Digelar di Samosir, Masuk Agenda Calendar of Event Sumut 2026
Kabupaten Samosir kembali dipercaya menjadi tuan rumah sejumlah agenda pariwisata berskala nasional dan internasional setelah empat kegiatan unggulan masuk dalam Calendar of Event (CoE) Sumatera Utara 2026

MEDAN – Kabupaten Samosir kembali dipercaya menjadi tuan rumah sejumlah agenda pariwisata berskala nasional dan internasional setelah empat kegiatan unggulan masuk dalam Calendar of Event (CoE) Sumatera Utara 2026 yang resmi diluncurkan di Gedung Serbaguna Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU), Medan, Kamis (29/1/2026).

Peluncuran CoE Sumut 2026 dilakukan oleh Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, dan dihadiri sejumlah kepala daerah, termasuk Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom, Bupati Pakpak Bharat, serta Wakil Bupati Dairi.

Empat agenda pariwisata yang akan digelar di Kabupaten Samosir sepanjang tahun 2026 meliputi Trail of The Kings by UTMB pada 12–14 Juni 2026, Festival Danau Toba pada Juni/Juli 2026, Samosir Music International pada 2–4 Juli 2026, serta Samosir International Choir Competition pada 24–27 September 2026.

Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya menegaskan bahwa sektor pariwisata dan ekonomi kreatif kini menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, setiap penyelenggaraan event tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat.

"Ketika event tumbuh, ekonomi rakyat bergerak. Karena itu, peluncuran Calendar of Event 2026 ini adalah langkah strategis untuk memastikan kegiatan ekonomi berlangsung sepanjang tahun, tersebar di berbagai daerah, dan manfaatnya dirasakan masyarakat luas," ujar Surya.

Ia menjelaskan, sektor pariwisata memberikan ruang bagi berbagai pelaku usaha untuk berkembang, mulai dari UMKM, pengrajin, pelaku seni, usaha kuliner, transportasi, hingga sektor perhotelan.

Surya juga menekankan bahwa Calendar of Event 2026 merupakan simbol kolaborasi seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Utara dalam mempromosikan potensi daerah secara bersama-sama.

"Tidak ada daerah yang berdiri sendiri. Dari kawasan Danau Toba, Pesisir Timur, Kepulauan Nias, Dataran Tinggi Karo, hingga kota-kota besar, semuanya terhubung dalam satu semangat promosi bersama," katanya.

Berbagai agenda yang masuk dalam kalender event tahun 2026 mencakup festival budaya dan tradisi, pesta rakyat, karnaval seni, sport tourism (wisata olahraga), festival musik, kompetisi paduan suara, hingga kegiatan ekonomi kreatif.

Dalam kesempatan itu, Surya mengingatkan seluruh daerah agar memperhatikan tiga aspek utama dalam mendukung sektor pariwisata, yakni kebersihan, keramahan, dan kesiapan infrastruktur.

"Wisatawan akan kembali bukan hanya karena acaranya meriah, tetapi karena mereka merasa nyaman," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Sumatera Utara, Yuda Pratiwi Setiawan, menjelaskan bahwa Calendar of Event 2026 disusun untuk memperkuat branding daerah, memberikan kepastian jadwal kunjungan wisatawan, serta mendorong peningkatan pergerakan wisatawan nusantara maupun mancanegara.

Dari total 51 event yang diajukan oleh 33 kabupaten/kota, sebanyak 36 event terpilih sebagai agenda unggulan setelah melalui proses kurasi. Enam di antaranya berhasil masuk dalam program Kharisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.

Keenam event tersebut yakni Manaiamolo Fest di Kabupaten Nias Selatan, Samosir Music International di Kabupaten Samosir, Festival Bunga dan Buah di Kabupaten Karo, Berlabuh di Kabupaten Deli Serdang, Gelar Melayu Serumpun di Kota Medan, dan Gebyar Batubara Beranjak di Kabupaten Batubara.

Menurut Yuda, sektor pariwisata Sumatera Utara terus menunjukkan pertumbuhan positif. Hingga November 2025, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 268.939 kunjungan atau meningkat 15,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

"Kami optimistis dengan sinergi pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, komunitas, industri, dan media, angka ini akan terus tumbuh pada tahun 2026," katanya.

Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom menyambut baik kepercayaan yang diberikan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara kepada Kabupaten Samosir sebagai lokasi penyelenggaraan empat agenda besar tersebut.

"Kita patut bangga dan berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang telah mempercayakan pelaksanaan empat event besar di Kabupaten Samosir. Mari kita dukung penuh program ini dengan menyukseskan seluruh kegiatan yang telah dijadwalkan," ujar Vandiko.

Ia juga mengajak masyarakat dan seluruh pelaku usaha pariwisata untuk menjaga kualitas pelayanan serta citra positif daerah agar kunjungan wisatawan terus meningkat.

"Kalender event ini menjadi simbol persatuan dan kolaborasi 33 kabupaten/kota di Sumatera Utara dalam meningkatkan kunjungan wisatawan nasional maupun internasional. Semoga seluruh event dapat berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat," pungkasnya.

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru