Keenam event tersebut yakni Manaiamolo Fest di Kabupaten Nias Selatan, Samosir Music International di Kabupaten Samosir, Festival Bunga dan Buah di Kabupaten Karo, Berlabuh di Kabupaten Deli Serdang, Gelar Melayu Serumpun di Kota Medan, dan Gebyar Batubara Beranjak di Kabupaten Batubara.
Menurut Yuda, sektor pariwisata Sumatera Utara terus menunjukkan pertumbuhan positif. Hingga November 2025, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 268.939 kunjungan atau meningkat 15,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
"Kami optimistis dengan sinergi pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, komunitas, industri, dan media, angka ini akan terus tumbuh pada tahun 2026," katanya.
Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom menyambut baik kepercayaan yang diberikan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara kepada Kabupaten Samosir sebagai lokasi penyelenggaraan empat agenda besar tersebut.
"Kita patut bangga dan berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang telah mempercayakan pelaksanaan empat event besar di Kabupaten Samosir. Mari kita dukung penuh program ini dengan menyukseskan seluruh kegiatan yang telah dijadwalkan," ujar Vandiko.
Ia juga mengajak masyarakat dan seluruh pelaku usaha pariwisata untuk menjaga kualitas pelayanan serta citra positif daerah agar kunjungan wisatawan terus meningkat.
"Kalender event ini menjadi simbol persatuan dan kolaborasi 33 kabupaten/kota di Sumatera Utara dalam meningkatkan kunjungan wisatawan nasional maupun internasional. Semoga seluruh event dapat berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat," pungkasnya.