Sah! Efrida Yanti Pakpahan Resmi Dilantik, Bupati Tekankan Pemerataan dan Digitalisasi Pendidikan
Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu resmi melantik Kepala Dinas Pendidikan Daerah yang baru, Efrida Yanti Pakpahan.
Daerah
MEDAN -Komisariat Wilayah (Komwil) I Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) menggelar sosialisasi kesepakatan bersama tentang kerja sama daerah terkait aplikasi unggulan dan produk unggulan, Kamis (30/10) di Hotel Grand Mercure, Medan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja Komwil I APEKSI dan dibuka langsung oleh Ketua Komwil I APEKSI sekaligus Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas. Hadir sebagai narasumber Dr. Elfin Elyas, S.Sos., M.Si., Direktur Dekonsentrasi, Tugas Pembantuan, dan Kerja Sama Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri.
Acara ini diikuti oleh Asisten Pemerintahan, Kabag Tata Pemerintahan, dan Kabag Hukum dan Hak Asasi Manusia dari 24 pemerintah kota anggota Komwil I APEKSI. Dalam sambutannya, Rico Waas menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak bisa dilakukan secara terpisah karena hanya akan menumbuhkan ego sektoral dan menutup peluang kolaborasi antardaerah.
Baca Juga:"Setiap kota memiliki potensi luar biasa yang terbentuk dari pola pikir, budaya, dan hasil bumi yang berbeda. Karena itu, antar kota perlu saling mengenal agar pembangunan kota bisa lebih maksimal," ujar Rico Waas.
Menurutnya, melalui pertemuan ini, pemerintah kota dapat mengidentifikasi dan mengembangkan potensi daerah masing-masing sekaligus menjajaki kerja sama lintas wilayah.
"Kita bisa memulai dari Komwil I, kemudian mempelajari praktik terbaik dari Komwil lain. Sinergi ini sangat penting untuk membangkitkan ekonomi daerah sekaligus memberi kontribusi nyata bagi pembangunan nasional," tegasnya.
Rico Waas menambahkan bahwa kerja sama dapat dilakukan tidak hanya pada pengembangan produk unggulan, tetapi juga pada aplikasi unggulan yang mempermudah tata kelola pemerintahan daerah.
"Kita bisa saling berbagi dan mempelajari aplikasi yang sudah terbukti efektif. Bila ada yang bermanfaat, kita bisa mengadopsinya bersama," ujarnya.
Ia memaparkan sejumlah aplikasi unggulan Pemko Medan, di antaranya:
Siduta (Sistem Informasi Terpadu Ketenagakerjaan),
E-Sarana (Sistem Administrasi Persuratan),
Medan Smart City (platform integrasi informasi dan layanan publik),
Smart Wan (Sistem Informasi Legislatif), serta
Si Abang Medan (Sistem Informasi Aset Tanah dan Bangunan).
Selain itu, Pemko Medan tengah mengembangkan Medan Satu Data, yang memungkinkan seluruh perangkat daerah berbagi data dan membuka akses informasi kepada masyarakat.
"Selain aplikasi, Kota Medan juga memiliki produk unggulan seperti minyak Karo dan cerutu tembakau. Setiap kota tentu punya produk khas yang bisa dikembangkan bersama untuk memperkuat ekonomi daerah," jelasnya.
Rico Waas menegaskan bahwa jika potensi setiap kota dapat dikerjasamakan, maka berbagai tantangan seperti peningkatan PAD (Pendapatan Asli Daerah) dapat diatasi secara kolektif.
"Melalui kolaborasi, kita bisa menyelesaikan persoalan bersama dan membangun kota secara lebih berkelanjutan," ujarnya.
Ia pun mengajak seluruh anggota Komwil I APEKSI untuk memperkuat sinergi dan membuka peluang investasi antarkota.
"Yang terpenting, kita harus membangun Komwil I APEKSI yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa serta mempererat hubungan baik antar kota," pungkasnya.
Sebelumnya, Sekretaris Komwil I APEKSI, Muhammad Sofyan, yang juga Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Medan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu program kerja utama Komwil I APEKSI tahun 2025 untuk memperkuat koordinasi dan inovasi antarpemerintah kota.
Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu resmi melantik Kepala Dinas Pendidikan Daerah yang baru, Efrida Yanti Pakpahan.
Daerah
Upaya penyelesaian sengketa lahan di Kabupaten Padang Lawas Utara terus didorong secara terukur dan berbasis aturan hukum.
Daerah
Upaya perdagangan ilegal satwa dilindungi kembali terbongkar di Padangsidimpuan. Aparat dari Polres Padangsidimpuan mengungkap praktik yang
Daerah
Nama &ldquoSiti Mawarni&rdquo mendadak viral di media sosial dan memicu beragam spekulasi publik.
Daerah
Di balik tembok Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan, suasana tampak berbeda dan lebih khidmat, Senin (27/4/2026).
Daerah
Isu Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) di Kota Padangsidimpuan menjadi perhatian publik setelah adanya aksi unjuk rasa oleh sekelompok massa
Daerah
Upaya percepatan sertifikasi tanah wakaf di Sumatera Utara terus digenjot, Senin (27/4/2026),
Daerah
P.SIDIMPUAN Jelajahnews.id Satuan Reserse Narkoba Polres Padangsidimpuan berhasil mengungkap kasus peredaran ganja dengan menangkap seor
Daerah
Penampakan Harimau Sumatera di Grid N11W19, kawasan hutan Batang Toru, kembali menegaskan bahwa wilayah tersebut merupakan habitat lintasan
Daerah
P.SIDIMPUAN Jelajahnews.id Kantor Pertanahan Kota Padangsidimpuan menggandeng Kementerian Agama Kota Padangsidimpuan dalam sebuah rapat
Daerah