Tangis Ahli Waris Pecah Saat Rumah Dieksekusi, Sempat Ricuh Karena Objek Disebut Salah Alamat
keluarga pecah di tengah pengawalan ketat aparat saat sebuah rumah di tepi Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Padangsidimpuan&ndashPanyabungan die
Daerah
Forum ini mengusung tema “Menuju Langkat yang Maju, Sehat, Sejahtera, Religius dan Berkelanjutan” sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Langkat untuk menghadirkan pembangunan inklusif, partisipatif, dan berorientasi pada keberlanjutan.
Acara dihadiri oleh, Wakil Bupati Tiorita Br. Surbakti, SH, Ketua dan Anggota DPRD Langkat, Forkopimda, Sekretaris Daerah, Kepala OPD, akademisi, tokoh masyarakat, dan organisasi sipil.
Dalam sambutannya, Bupati Syah Afandin menyampaikan bahwa RPJMD harus menjadi dokumen hidup yang benar-benar dijalankan, bukan hanya indah di atas kertas. Ia menekankan pentingnya masukan yang substansial dari berbagai pihak untuk memastikan arah pembangunan sesuai dengan aspirasi dan kebutuhan masyarakat Langkat.
“Saya ingin RPJMD ini menjadi dokumen yang bisa dijalankan dan menyentuh masyarakat langsung. Ini forum strategis untuk menyerap aspirasi dan membangun sinergi lintas sektor,” tegasnya.
Lebih jauh, Bupati mengingatkan bahwa seluruh pejabat dan pimpinan perangkat daerah harus bekerja dengan komitmen penuh. Ia secara terbuka menyatakan bahwa dirinya hanya ingin didampingi oleh tim yang satu visi dan loyal terhadap misi pembangunan.
“Kalau tidak sevisi dan tidak mau berjuang bersama, lebih baik mundur. Saya butuh tim yang solid, bukan setengah hati,” ujarnya lantang, mengutip pernyataan sebelumnya yang juga disampaikan dalam pemberitaan Antara Sumut.
Sementara itu, Kepala Bappeda Litbang Kabupaten Langkat, Rina Wahyuni Marpaung, menjelaskan bahwa RPJMD merupakan dokumen strategis yang menjabarkan visi dan misi kepala daerah ke dalam strategi, kebijakan, dan program prioritas selama lima tahun.
“Forum konsultasi ini bertujuan menghimpun masukan dari seluruh stakeholder. Kami ingin hasilnya menjadi dokumen yang aplikatif dan benar-benar menjawab tantangan pembangunan daerah,” jelasnya.
Melalui forum ini, Pemkab Langkat ingin memastikan bahwa arah pembangunan daerah benar-benar berakar dari kebutuhan riil masyarakat, tetap menjaga kesinambungan pembangunan, dan selaras dengan nilai-nilai religius serta kearifan lokal yang menjadi ciri khas Langkat.
Bupati menutup sambutannya dengan ajakan kepada seluruh peserta forum untuk mengikuti proses penyusunan RPJMD dengan serius dan penuh tanggung jawab.
“RPJMD ini adalah kompas kita. Mari kita susun bersama dengan sungguh-sungguh agar Langkat benar-benar bisa maju, sehat, sejahtera, religius, dan berkelanjutan,” pungkasnya.(jns)
keluarga pecah di tengah pengawalan ketat aparat saat sebuah rumah di tepi Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Padangsidimpuan&ndashPanyabungan die
Daerah
PAW anggota DPRD Kabupaten Tapanuli Selatan dari Partai NasDem atas nama Eddi Sullam Siregar kini memasuki babak akhir
Daerah
Rumah Taman Pendidikan AlQur&039an (TPQ) AlMuhajirin, Jalan Garu VI No. 42, Kelurahan Harjosari I, Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan
Daerah
digelar secara virtual, koordinasi yang diikuti Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Padangsidimpuan bersama Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nas
Daerah
Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kota Padangsidimpuan terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, pemberdaya
Daerah
Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke40 Tingkat Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Tahun 2026 resmi dibuka di Lapangan Astaka, Jalan Willem Iskan
Daerah
Sebelum izin pemanfaatan ruang diterbitkan, Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Padangsidimpuan memastikan seluruh rencana investasi benarbenar
Daerah
Sebuah unggahan yang beredar di media sosial Facebook memicu perhatian publik setelah memuat surat pengaduan masyarakat terkait dugaan penyi
Daerah
Kantor Pertanahan Kota Padangsidimpuan mengikuti rapat koordinasi percepatan sertifikasi aset tanah, penyelesaian aset bermasalah, dan serti
Daerah
Berbagai persoalan yang dihadapi warga Medan Johor langsung mendapat respons dari Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat menggelar
Daerah