"Program pembinaan dari masjid ke masjid yang menjadi bagian dari program Pemko Medan harus terus diperkuat. Ini penting agar nilai-nilai yang diusung dalam MTQ tidak hanya terasa saat event berlangsung, tetapi benar-benar hidup dan berkembang di tengah masyarakat," katanya.
Kasman menambahkan, pembinaan yang berkelanjutan melalui masjid dapat menjadi benteng utama dalam membina generasi muda agar tetap berada pada nilai-nilai keagamaan yang kuat.
"Kalau pembinaan ini berjalan konsisten, maka MTQ tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi menjadi gerakan nyata dalam membangun karakter umat," ungkapnya.
Ia pun mendorong agar MTQ dijadikan sebagai program berkelanjutan yang terintegrasi dengan pembinaan keagamaan di tengah masyarakat, sehingga tidak berhenti pada seremoni semata.
"Event MTQ harus menjadi bagian dari program berkelanjutan. Harus ada tindak lanjut nyata di tengah masyarakat, sehingga tidak sekadar menjadi agenda tahunan yang bersifat seremonial," pungkasnya.