MEDAN -Anggota Komisi I DPRD Kota Medan Saipul Bahri, menyerukan kepada Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk menghidupkan kembali kegiatan gotong royong di setiap lingkungan. Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki dampak positif dalam mendekatkan program pemerintah dengan masyarakat sekaligus menjaga kebersihan lingkungan.
Seruan itu disampaikan Saipul dalam rapat koordinasi Komisi I DPRD Medan bersama Kepala Bagian (Kabag) Tapem Pemko Medan Rudi dan sejumlah camat di Gedung DPRD Medan, Selasa (3/3/2026) pagi. Dalam forum tersebut, Saipul menekankan pentingnya instruksi yang jelas kepada aparatur wilayah agar kegiatan gotong royong dapat dilaksanakan secara rutin.
"Kabag Tapem perlu membudayakan kembali kegiatan gotong royong dengan menginstruksikan camat, lurah, dan kepala lingkungan (kepling). Kegiatan ini sebaiknya dilakukan minimal satu kali setiap minggu," ujar Saipul.
Politisi Partai NasDem itu menilai gotong royong tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga mampu mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Melalui kegiatan bersama, menurutnya, masyarakat dapat lebih memahami program pembangunan yang dijalankan pemerintah.
"Dengan gotong royong, kebersamaan dalam membangun Kota Medan akan semakin kuat, dan persoalan kebersihan lingkungan juga dapat teratasi," katanya.
Selain mendorong penguatan budaya gotong royong, Saipul juga mengingatkan camat dan lurah agar terus melakukan pembinaan terhadap para kepala lingkungan. Pembinaan tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat di tingkat akar rumput.
Ia menekankan bahwa proses perekrutan kepling harus melalui verifikasi yang ketat agar aparatur yang terpilih benar-benar memiliki kompetensi dan integritas. Dengan demikian, pelayanan publik di lingkungan dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.