Sengketa Lahan di Paluta, Kapolres Tapsel Tekankan Penyelesaian Berbasis Hukum dan Sinergi
Upaya penyelesaian sengketa lahan di Kabupaten Padang Lawas Utara terus didorong secara terukur dan berbasis aturan hukum.
Daerah
MEDAN -Ketua Komisi IV DPRD Medan, Paul Mei Anton Simanjuntak, SH, menuding Pemkot Medan tidak serius menangani persoalan banjir, bahkan terkesan "memelihara" masalah tersebut. Tuduhan itu menguat setelah terungkap bahwa Bappeda Kota Medan selaku Ketua Tim Kelompok Kerja (Pokja) Ketangguhan Penanganan Banjir tidak memanfaatkan dana bantuan Bank Dunia sebesar Rp1,5 triliun yang dialokasikan khusus untuk pembangunan infrastruktur pengendalian banjir.
Fakta tersebut terungkap dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IV DPRD Medan dengan Dinas Perumahan, Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkimcikataru), Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK), Biro Otonomi Daerah Pemprov Sumut, serta sejumlah perwakilan kecamatan di ruang Komisi IV DPRD Medan, Selasa (25/11/2025).
Dalam rapat tersebut, Paul menegaskan kekecewaannya karena sejak 2022 Pemkot Medan justru lebih cepat menggunakan anggaran APBD—sekitar Rp1 triliun per tahun—namun hasilnya dinilai tidak tepat sasaran dan tidak berdampak signifikan terhadap penuntasan banjir.
Baca Juga:"Persoalan banjir sangat serius, masyarakat terus menderita. Ada bantuan Bank Dunia Rp1,5 triliun tetapi tidak dimanfaatkan dengan baik. Dugaan bahwa banjir ini dipelihara seakan benar, apalagi proyek dari APBD lebih cepat dikerjakan karena ada yang memburu fee proyek," ujar Paul.
Perwakilan Biro Otda Pemprov Sumut, Devin, menjelaskan bahwa bantuan Bank Dunia tersebut memang telah disiapkan untuk Kota Medan sejak 2022. Pemkot Medan diberi kewenangan untuk pengadaan lahan, penetapan lokasi, hingga persiapan pelaksanaan pembangunan. Batas waktu penyelesaian seluruh tahapan ditetapkan sampai Desember 2025 dengan kemungkinan perpanjangan enam bulan.
Namun hingga tujuh bulan menjelang batas akhir, dari enam kegiatan prioritas penanganan banjir, belum satu pun yang rampung. Hal ini membuat anggota Komisi IV lainnya, Lailatul Badri, menyoroti lambannya kinerja Bappeda dan Perkimcikataru.
"Semuanya terhenti di tengah jalan. Dengan sisa waktu enam bulan, apa yang bisa diselesaikan? Ini persoalan banjir, bukan main-main," tegas Lailatul dengan nada kesal.
Upaya penyelesaian sengketa lahan di Kabupaten Padang Lawas Utara terus didorong secara terukur dan berbasis aturan hukum.
Daerah
Upaya perdagangan ilegal satwa dilindungi kembali terbongkar di Padangsidimpuan. Aparat dari Polres Padangsidimpuan mengungkap praktik yang
Daerah
Nama &ldquoSiti Mawarni&rdquo mendadak viral di media sosial dan memicu beragam spekulasi publik.
Daerah
Di balik tembok Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan, suasana tampak berbeda dan lebih khidmat, Senin (27/4/2026).
Daerah
Isu Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) di Kota Padangsidimpuan menjadi perhatian publik setelah adanya aksi unjuk rasa oleh sekelompok massa
Daerah
Upaya percepatan sertifikasi tanah wakaf di Sumatera Utara terus digenjot, Senin (27/4/2026),
Daerah
P.SIDIMPUAN Jelajahnews.id Satuan Reserse Narkoba Polres Padangsidimpuan berhasil mengungkap kasus peredaran ganja dengan menangkap seor
Daerah
Penampakan Harimau Sumatera di Grid N11W19, kawasan hutan Batang Toru, kembali menegaskan bahwa wilayah tersebut merupakan habitat lintasan
Daerah
P.SIDIMPUAN Jelajahnews.id Kantor Pertanahan Kota Padangsidimpuan menggandeng Kementerian Agama Kota Padangsidimpuan dalam sebuah rapat
Daerah
Aksi pencurian handphone yang terjadi saat dini hari di Desa Hapesong Baru, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Rabu (23/4/202
Daerah