Aspal Retak di Proyek Rp2,4 Miliar, Jalan Balakka-Sipunggur Diduga Di-mark-up
Proyek Rehabilitasi Jalan BalakkaSipunggur, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, diduga mengalami mar
Daerah
P.SIDIMPUAN, Jelajahnews.id -Proyek Rehabilitasi Jalan Balakka-Sipunggur, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, diduga mengalami mark-up.
Dugaan mencuat setelah ditemukan kejanggalan pada proyek Rp2,405 miliar, mulai dari jalan bergelombang dan retak hingga ketebalan aspal yang diduga tak sesuai spesifikasi. Temuan ini menjadi sorotan, Senin (10/8/2026).
Hasil penelusuran di lapangan menunjukkan permukaan jalan di sejumlah titik tampak bergelombang dan retak. Selain retak memanjang, terlihat pula keretakan menyerupai kulit buaya serta pengelupasan pada lapisan aspal.
Kondisi lainnya yang menjadi perhatian adalah ketebalan lapisan aspal yang terlihat tidak merata di beberapa bagian.
Temuan tersebut memunculkan dugaan adanya pekerjaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis sebagaimana dipersyaratkan dalam kontrak.
Namun, untuk memastikan dugaan tersebut, diperlukan pemeriksaan teknis oleh instansi berwenang, termasuk pengukuran ketebalan lapisan dan pengujian mutu konstruksi.
Proyek tersebut berada di bawah Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR) Kota Padangsidimpuan. Berdasarkan data yang dihimpun, paket pekerjaan memiliki pagu Rp2.405.000.000 dengan HPS Rp2.402.500.000.
Masa kontrak pekerjaan tercatat berlangsung mulai 28 Oktober 2025 hingga 4 November 2025.
Bukan Hanya Soal Jalan Retak
Persoalan proyek ini tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik jalan.
Data pengadaan yang dihimpun Jelajahnews.id juga memunculkan pertanyaan mengenai proses penetapan perusahaan pemenang proyek.
Paket pekerjaan tersebut tercatat dimenangkan oleh CV Rangga Maha Karya. Namun, berdasarkan daftar peserta yang beredar, muncul dugaan perusahaan tersebut tidak tercantum sebagai peserta yang memasukkan penawaran pada tahapan lelang.
Perbedaan data tersebut masih membutuhkan penjelasan resmi dari Pokja Pemilihan maupun Dinas PUPR Kota Padangsidimpuan.
Akui Pernah Ada Temuan Mark-up, Pemilik CV Rangga Maha Karya Sebut Sudah Dikembalikan
Pemilik CV Rangga Maha Karya, Akbar Daulay, ketika dikonfirmasi mengakui pernah terdapat temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) berkaitan dengan kelebihan pembayaran atau mark-up pada suatu proyek.
Menurut Akbar, temuan tersebut telah dikembalikan. Namun, dia tidak menjelaskan proyek yang dimaksud maupun jumlah uang yang dikembalikan.
Akbar juga menyebut pekerjaan Jalan Balakka-Sipunggur dikerjakan oleh seseorang bernama Fahri Siregar, yang dikenal dengan panggilan "Si Kabiro".
Fahri disebut berdomisili di wilayah Siborang, Kota Padangsidimpuan.
Akbar kemudian meminta agar wartawan mengonfirmasi langsung kepada Fahri dan memberikan nomor telepon/WhatsApp yang bersangkutan.
Jelajahnews.id telah menghubungi Fahri Siregar melalui nomor tersebut untuk meminta penjelasan mengenai keterlibatannya dalam pekerjaan proyek sekaligus kondisi jalan yang kini menjadi sorotan.
Namun, hingga berita ini diterbitkan, Fahri belum memberikan tanggapan.
PUPR Belum Beri Penjelasan
Jelajahnews.id juga telah meminta konfirmasi kepada Dinas PUPR Kota Padangsidimpuan mengenai kondisi jalan yang ditemukan bergelombang dan retak, dugaan ketidaksesuaian ketebalan lapisan jalan dengan spesifikasi teknis, pengawasan pekerjaan, serta proses penetapan pemenang proyek.
Namun, hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari Dinas PUPR Kota Padangsidimpuan.
Kerusakan pada jalan yang relatif baru selesai dikerjakan tersebut kini menjadi perhatian karena proyek menggunakan anggaran pemerintah lebih dari Rp2,4 miliar.
Pemeriksaan teknis dinilai penting untuk memastikan apakah kondisi fisik jalan tersebut telah memenuhi spesifikasi yang ditetapkan dalam kontrak.
Jika ditemukan ketidaksesuaian, masyarakat berharap pihak terkait mengambil langkah sesuai ketentuan, termasuk memastikan pekerjaan diperbaiki dan penggunaan anggaran negara dapat dipertanggungjawabkan. (JN-Irul)
Proyek Rehabilitasi Jalan BalakkaSipunggur, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, diduga mengalami mar
Daerah
MEDAN Nilainilai Pancasila dan wawasan kebangsaan dinilai tidak cukup hanya dipahami secara teoritis, tetapi harus diwujudkan melalui
Daerah
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengerahkan jajaran Pemko Medan bergotong royong membersihkan parit yang tersumbat dan dipenuhi sed
Daerah
Anggota DPRD Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor, S.Sos menegaskan pemerintah memiliki kewajiban membantu masyarakat miskin dan kurang
Politik
Persoalan pembagian harta warisan keluarga diduga menjadi salah satu pemicu perselisihan dua saudara kandung di Desa Pinagar, Kecamatan Arse
Daerah
Niat awal hanya mencari tempat berlindung dari cuaca buruk justru membawa Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazry Penarik bertemu langsung den
Daerah
Seorang pria berinisial IG (39) ditetapkan sebagai tersangka setelah diduga menembak tetangganya, AG (40), hingga tewas menggunakan senapan
Daerah
Upaya dua pria menjual sepeda motor hasil curian di Kota Padangsidimpuan berakhir siasia. Sebelum sempat mendapatkan pembeli, keduanya lebi
Daerah
Tapanuli Selatan (Tapsel), AKBP Anton Santoso, S.I.K., M.M., menegaskan komitmennya membangun sinergitas dengan insan pers sebagai mitra st
Daerah
TAPSEL Jelajahnews.id Misteri kematian bocah perempuan berusia enam tahun yang ditemukan tewas di dalam sumur di Desa Huta Holbung, Kecam
Daerah