Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menjelaskan bahwa terdapat sejumlah indikator yang digunakan pemerintah dalam menilai keberhasilan pemulihan pascabencana.
Menurut Tito, indikator tersebut meliputi berfungsinya pemerintahan hingga tingkat desa, normalnya pelayanan publik, kelancaran akses transportasi, pulihnya aktivitas ekonomi masyarakat, serta tersedianya layanan dasar seperti listrik, internet, bahan bakar, gas elpiji, dan air bersih.
"Kalau dilihat dari pemetaan kita, Sumatera Utara secara umum sudah membaik. Hanya beberapa daerah yang masih perlu dipercepat pemulihannya, seperti Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, dan Kota Sibolga," ujar Tito.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom menyatakan dukungan penuh terhadap upaya percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana yang dilakukan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi.
Menurut Vandiko, percepatan pemulihan sangat penting agar masyarakat yang terdampak dapat kembali menjalankan aktivitas sosial dan ekonomi secara normal.
"Kami mendukung penuh percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumatera Utara agar masyarakat yang terdampak dapat segera kembali beraktivitas secara normal. Kita juga berharap bencana serupa tidak kembali terjadi di masa mendatang," ujar Vandiko.
Rakor tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Veronica Tan, Ketua DPRD Sumatera Utara Erni Ariyanti Sitorus, Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya, unsur Forkopimda, para bupati dan wali kota se-Sumatera Utara, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara Sulaiman Harahap, serta pimpinan OPD terkait.