Menurutnya, keberadaan desa budaya memiliki peran penting sebagai penjaga keberlanjutan budaya bangsa di tengah perkembangan zaman.
"Budaya tidak akan pernah habis selama ada manusia. Mari menjadi penjaga budaya agar terus hidup dan berlanjut dari generasi ke generasi," kata Fadli.
Ia menambahkan bahwa budaya tidak hanya berkaitan dengan kesenian, tetapi juga mencakup bahasa, ekspresi budaya, kain tradisional, permainan rakyat, olahraga tradisional, hingga nilai-nilai sosial yang hidup di masyarakat.
Fadli juga mengapresiasi kekayaan budaya yang dimiliki Kabupaten Samosir, termasuk keberadaan Opera Batak, seni musik, paduan suara, serta berbagai situs budaya yang masih terjaga.
"Saya melihat banyak sekali kekayaan budaya yang luar biasa di Samosir. Dari 83 cagar budaya yang ada, banyak yang layak untuk dipercepat menjadi cagar budaya tingkat nasional," ujarnya.
Menteri Kebudayaan menegaskan komitmennya mendukung upaya pengembangan budaya Batak, termasuk penyusunan buku yang memuat sejarah dan kebudayaan Batak secara komprehensif.