Senin, 22 Juni 2026 WIB

Pemkab Samosir Terapkan Manajemen Talenta ASN, Jabatan Akan Diisi Berdasarkan Kompetensi dan Kinerja

editor - Selasa, 10 Februari 2026 18:02 WIB
Pemkab Samosir Terapkan Manajemen Talenta ASN, Jabatan Akan Diisi Berdasarkan Kompetensi dan Kinerja
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir bersama Kantor Regional VI Badan Kepegawaian Negara (BKN) Medan menggelar sosialisasi penerapan Manajemen Talenta bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Samosir.

SAMOSIR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir bersama Kantor Regional VI Badan Kepegawaian Negara (BKN) Medan menggelar sosialisasi penerapan Manajemen Talenta bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Samosir. Program ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat penerapan Sistem Merit dan memastikan pengisian jabatan dilakukan berdasarkan kompetensi, kinerja, dan potensi ASN.

Kegiatan yang berlangsung di Aula AE Manihuruk, Selasa (10/2/2026), tersebut merupakan tindak lanjut dari ekspos Manajemen Talenta yang sebelumnya telah dilakukan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Samosir kepada BKN sebagai bagian dari tahapan implementasi Sistem Merit secara nasional.

Sosialisasi menghadirkan Kepala Kantor Regional VI BKN Medan Janri HUP Simanungkalit sebagai narasumber utama. Kegiatan turut dihadiri Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk, Sekretaris Daerah Kabupaten Samosir Marudut Tua Sitinjak, Asisten Administrasi Umum Arnod Sitorus, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala BKPSDM Samosir Saut Marasi Simanihuruk, serta perwakilan Universitas Prima Indonesia (UNPRI) Medan.

Baca Juga:
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk menyatakan dukungannya terhadap penerapan Manajemen Talenta sebagai instrumen untuk menciptakan birokrasi yang profesional, kompeten, dan berintegritas.

Menurutnya, sistem tersebut akan membantu pemerintah daerah dalam menempatkan ASN sesuai dengan potensi, kompetensi, dan kemampuan yang dimiliki sehingga dapat memberikan kontribusi maksimal terhadap pembangunan daerah.

"Dengan penerapan Manajemen Talenta, penempatan jabatan akan disesuaikan dengan talenta dan kemampuan ASN sehingga mampu mendukung visi dan misi pemerintah daerah," ujar Ariston.

Ia menegaskan bahwa ke depan Sistem Merit melalui Manajemen Talenta akan menjadi dasar utama dalam proses penilaian, pengembangan karier, dan pengisian jabatan di lingkungan pemerintah daerah.

Karena itu, seluruh ASN diminta memahami mekanisme yang diterapkan agar mampu mempersiapkan diri dan meningkatkan kompetensi secara berkelanjutan.

Ariston berharap penerapan Manajemen Talenta dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia ASN, memperkuat kinerja birokrasi, mendorong kreativitas dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta memperkuat pengembangan muatan lokal dan budaya daerah.

Sementara itu, Kepala Kantor Regional VI BKN Medan Janri HUP Simanungkalit menegaskan komitmen BKN dalam mendukung implementasi Manajemen Talenta di Kabupaten Samosir.

Ia menjelaskan bahwa ASN yang memperoleh kategori penilaian 7, 8, dan 9 akan masuk ke dalam kelompok talenta yang datanya terintegrasi dengan sistem Manajemen Talenta nasional.

"Ke depan, jabatan tidak lagi ditentukan karena kedekatan atau faktor politik, tetapi murni berdasarkan talenta dan kemampuan. Ini prinsip utama Manajemen Talenta," tegas Janri.

Menurutnya, penerapan sistem tersebut akan menciptakan proses pengelolaan ASN yang lebih objektif, transparan, dan akuntabel. Selain itu, Manajemen Talenta juga akan mempermudah berbagai layanan kepegawaian, termasuk penerbitan persetujuan teknis kenaikan pangkat dan proses pensiun.

Janri menambahkan bahwa implementasi Manajemen Talenta dapat berjalan optimal apabila seluruh data ASN telah lengkap, valid, dan terintegrasi dalam sistem nasional.

Pada kesempatan yang sama, Plt. Kepala BKPSDM Kabupaten Samosir Saut Marasi Simanihuruk menyampaikan bahwa dokumen Manajemen Talenta Kabupaten Samosir telah diekspos kepada BKN dan saat ini tinggal menunggu rekomendasi resmi untuk pelaksanaan.

Selain sosialisasi Manajemen Talenta, kegiatan juga menghadirkan Universitas Prima Indonesia (UNPRI) Medan yang menyatakan kesiapan menjalin kerja sama dengan Pemkab Samosir dalam pengembangan kompetensi ASN melalui berbagai program pendidikan dan pelatihan.

Secara terpisah, Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menyampaikan apresiasi kepada Kantor Regional VI BKN Medan dan UNPRI atas dukungan yang diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Samosir.

"Dukungan Kanreg VI BKN Medan sangat penting dalam mewujudkan penerapan Sistem Merit yang profesional dan objektif, sementara sinergi dengan UNPRI kami harapkan dapat memperkuat pengembangan kompetensi ASN secara berkelanjutan guna mendukung visi dan misi pembangunan Kabupaten Samosir," ujar Vandiko.

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru