Sementara itu, pemrakarsa pembentukan Kabupaten Samosir, Marsius Lumban Raja, mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga persatuan dan menghindari narasi yang kontraproduktif terhadap pembangunan daerah.
"Jangan melihat Samosir dengan kacamata kuda. Samosir sudah dewasa, tidak mungkin lagi kita gontok-gontokan. Kita harus bersikap rasional," ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan melalui pengelolaan hutan yang bijaksana dan peningkatan kegiatan reboisasi.
Ketua DPRD Kabupaten Samosir Nasip Simbolon menilai kemajuan daerah saat ini merupakan hasil sinergi pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan. Peningkatan kunjungan wisatawan, pertumbuhan ekonomi masyarakat, dan meningkatnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi indikator positif perkembangan daerah.
Peringatan Hari Jadi ke-22 Kabupaten Samosir menjadi pengingat bahwa pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada pelestarian lingkungan, penguatan budaya, dan kerukunan sosial.