Jumat, 19 Juni 2026 WIB

Dorong Pariwisata dan Mobilitas Warga, Samosir Ajukan Jalur Penyeberangan ke Tongging

editor - Selasa, 03 Maret 2026 08:40 WIB
Dorong Pariwisata dan Mobilitas Warga, Samosir Ajukan Jalur Penyeberangan ke Tongging
Bupati Samosir Vandiko T. Gultom bersama Menteri Perhubungan RI Dudi Purwagandhi dalam pertemuan yang berlangsung di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Selasa (3/3/2026).

JAKARTA -Pemerintah Kabupaten Samosir mengusulkan pembukaan jalur penyeberangan Danau Toba yang menghubungkan Kabupaten Samosir dengan Tongging, Kabupaten Karo, sebagai langkah memperkuat akses transportasi dan mendukung pengembangan pariwisata di kawasan Danau Toba.

Usulan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Samosir Vandiko T. Gultom kepada Menteri Perhubungan RI Dudi Purwagandhi dalam pertemuan yang berlangsung di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Selasa (3/3/2026).

Dalam pertemuan itu, Vandiko didampingi Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Samosir Laspayer Sipayung dan hadir bersama Bupati Karo. Pertemuan tersebut juga dihadiri jajaran Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat.

Baca Juga:
Menurut Vandiko, jalur penyeberangan Samosir–Tongging akan menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah di kawasan Danau Toba. Selain memberikan kemudahan akses bagi masyarakat, jalur tersebut juga berpotensi meningkatkan arus kunjungan wisatawan ke kedua daerah.

"Konektivitas jalur danau ini sangat efektif untuk membuka akses yang lebih luas menuju Samosir maupun sebaliknya. Ini bukan hanya untuk masyarakat, tetapi juga untuk mendukung pertumbuhan sektor pariwisata di kawasan Danau Toba," kata Vandiko.

Ia menjelaskan, konektivitas transportasi berbasis danau memiliki nilai strategis karena mampu menghubungkan pusat-pusat aktivitas ekonomi dan destinasi wisata secara lebih cepat dan efisien. Kehadiran jalur baru itu juga diharapkan dapat memperkuat kerja sama pengembangan pariwisata antara Kabupaten Samosir dan Kabupaten Karo.

Selain mengajukan pembukaan jalur penyeberangan, Pemerintah Kabupaten Samosir turut menyampaikan berbagai kebutuhan sarana dan prasarana transportasi kepada Kementerian Perhubungan.

Usulan tersebut meliputi pengadaan alat uji kendaraan bermotor, lampu penerangan jalan umum, rambu petunjuk pendahulu jalan, rambu larangan dan peringatan, bus perintis, alat keselamatan transportasi danau, serta pembangunan dermaga di sejumlah objek wisata.

Menurut Vandiko, dukungan infrastruktur transportasi sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus menjamin keselamatan pengguna transportasi, baik masyarakat maupun wisatawan.

"Kami berharap dukungan Kementerian Perhubungan untuk memperkuat aspek keselamatan dan pelayanan transportasi di Samosir. Dengan infrastruktur yang memadai, kenyamanan dan keamanan masyarakat serta wisatawan dapat lebih terjamin," ujarnya.

Lebih lanjut, ia menilai pengembangan sektor transportasi memiliki dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Infrastruktur yang memadai akan memperlancar mobilitas, memperkuat konektivitas, dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Sebagai bagian dari kawasan strategis pariwisata nasional Danau Toba, Kabupaten Samosir terus mendorong peningkatan aksesibilitas guna mendukung pertumbuhan sektor pariwisata yang berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Samosir berharap usulan yang telah disampaikan kepada Kementerian Perhubungan dapat memperoleh dukungan dan segera direalisasikan.

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru