Rabu, 29 April 2026 WIB

Korban Longsor Bertambah: Satu Jenazah Ditemukan, Ribuan Warga Sibolga Masih Mengungsi

editor - Kamis, 04 Desember 2025 13:31 WIB
Korban Longsor Bertambah: Satu Jenazah Ditemukan, Ribuan Warga Sibolga Masih Mengungsi

SIBOLGA | Jelajahnews.id - Upaya pencarian korban longsor di Kota Sibolga kembali menemukan titik terang. Memasuki hari ke-10 pascabencana yang mengguncang berbagai wilayah kota tersebut, satu jenazah kembali ditemukan oleh Tim SAR Gabungan.

Baca Juga:

Korban diketahui bernama Elvi Syarida Lubis (48), warga Jalan SM. Raja, Belakang Masjid Budi Sehati. Dengan penemuan ini, jumlah korban meninggal akibat longsor meningkat menjadi 53 orang.

Sementara itu, dua orang lainnya masih dinyatakan hilang dan diduga tertimbun material longsor. Tim SAR yang terdiri dari BPBD, Basarnas, TNI-Polri, relawan, serta warga setempat terus berupaya melakukan pencarian.

Meski demikian, cuaca yang berubah-ubah serta kondisi medan yang berat membuat proses evakuasi berlangsung tidak mudah. Tim di lapangan harus bekerja ekstra hati-hati untuk memastikan keselamatan seluruh personel

Pemerintah Kota Sibolga juga merilis data terbaru terkait dampak bencana. Hingga Kamis (4/12/2025), tercatat terdapat 18 titik longsor yang tersebar di sejumlah kecamatan. Meski demikian, tidak ada laporan korban luka dalam peristiwa ini.

Kerusakan fisik di permukiman warga cukup masif. Sebanyak 231 unit rumah dilaporkan rusak berat, dan pendataan terus dilakukan untuk menentukan opsi perbaikan hingga kemungkinan relokasi bagi warga terdampak.

Jumlah warga yang mengungsi terus meningkat sejalan dengan evakuasi yang masih berlangsung. Saat ini, 2.272 jiwa menempati berbagai posko pengungsian. Sejumlah fasilitas umum dan rumah ibadah menjadi pusat penampungan.

Adapun pusat penampungan tersebut di antaranya Aula HKBP Sibolga Julu - 700 orang SDN 081224 & TK Pembina Sibolga - 291 orang, Kantor Camat Sibolga Utara - 80 orang, Masjid Budi Sehati – 78 orang

Pustu Gang Suka Jadi -16 orang, Rumah warga (Mak Peron) - 30 orang, Rumah warga (Pak Sinambela) - 15 orang, Gereja GBI Santeong - 30 orang, Masjid Istiqomah - 200 orang, SDN 081238 Aek Manis -150 orang.

Masjid Taqwa Muhammadiyah - 100 orang, Masjid Al-Jihad - 22 orang, Surau Gang Maninjau - 50 orang, SMP Negeri 5 Sibolga - 400 orang, Masjid Nurul Huda -30 orang, Mushola Perumahan Rumah Asri - 80 orang.

Posko-posko ini menjadi pusat layanan penyintas, termasuk distribusi logistik, pelayanan kesehatan, hingga dukungan psikososial.

Di sisi lain, Pemerintah Kota Sibolga memastikan bahwa seluruh akses jalan dan jembatan masih dapat dilalui. Hal ini mempermudah upaya pendistribusian bantuan dan mempercepat mobilitas tim evakuasi menuju titik-titik longsor.

Seiring berjalannya proses pencarian dan pembersihan material, pemerintah juga menyiapkan langkah rehabilitasi serta penataan kawasan rawan longsor.

Masyarakat diminta tetap waspada mengingat intensitas hujan di Sibolga masih berpotensi tinggi dalam beberapa hari ke depan. (JN-Irul)

Baca Juga:
Editor
: Irul Daulay
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru