Cegah Sengketa Tanah, Kantah P.Sidimpuan Verifikasi Langsung Bidang Tanah di Kayuombun
Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Padangsidimpuan melalui Panitia A melakukan pemeriksaan lapang terhadap permohonan sertipikat hak atas tanah
Daerah
P.SIDIMPUAN | Jelajahnews.id - Niat hati mau ganggu gadis orang, eh malah kena batunya!. Hal itu dialami seorang pria muda di Padangsidimpuan, Sabtu (25/10/2025).
Baca Juga:
Infomasi yang dihimpun awak media, Pria tersebut diketahui warga Batang Bahal, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan.
Tersangka tertangkap warga setelah motornya mogok total, tepat setelah diduga melakukan pelecehan di Jalan Ujung Gurap, Kecamatan Padangsidimpuan Batu Nadua.
Korban, sebut saja In (20), warga Desa Gunung Hasahatan, bercerita bahwa pagi itu ia sedang berangkat kerja seperti biasa. Tapi, baru juga lewat dekat kuburan, datanglah seorang pria tak dikenal menghadang dengan sepeda motor.
"Tiba-tiba dia nyetop di depan. Ditanya mau ke mana, eh… langsung aja tangannya ulur-ulur! Saya langsung reflek melawan," ujar korban yang masih tampak kesal, tapi juga sedikit lega.
Korban berteriak minta tolong, sementara pelaku yang mencoba kabur justru kena "karma instan".
"Motornya langsung mati, bang! Macam disumpahi kuburan situ kali!" ujar salah satu warga sambil tertawa.
Tak butuh waktu lama, warga yang mendengar teriakan korban langsung datang dan mengamankan pelaku.
Kemudian Kepala Desa Gunung Hasahatan membawa pelaku ke rumah warga sebelum akhirnya diserahkan ke Polres Padangsidimpuan untuk diproses hukum.
Pelaku Diamankan, Warga: "Itulah, Karma Cepat Datang Sekarang!"
Kepala Desa Gunung Hasahatan membenarkan peristiwa tersebut.
"Benar, pelaku sudah kita serahkan ke polisi. Untung warga cepat datang, jadi tidak sempat lari. Kalau tidak, mungkin motornya juga sudah tak bisa dipakai lagi," katanya sambil tersenyum kecut.
Sementara warga sekitar berharap kejadian seperti ini jadi yang terakhir.
"Sekarang banyak anak gadis kerja pagi. Jadi semoga polisi sering patroli. Biar yang otaknya miring kayak gitu gak berkeliaran," ujar warga lainnya.
Sudah Beberapa Kali Kejadian
Warga juga menyebut, kejadian pelecehan di kawasan itu sudah beberapa kali terjadi. Jalan yang sepi dan dikelilingi kebun membuat pelaku merasa leluasa.
"Makanya kami bilang, jangan lewat situ sendirian. Apalagi kalau motornya revo, takutnya ikut mati juga nanti," kata seorang warga sambil tertawa kecil.
Pihak Polres Padangsidimpuan telah menerima pelaku dari warga dan tengah melakukan pemeriksaan. Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melapor jika melihat tindakan mencurigakan.
Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Padangsidimpuan melalui Panitia A melakukan pemeriksaan lapang terhadap permohonan sertipikat hak atas tanah
Daerah
Kapolres Padangsidimpuan yang baru, AKBP Noval Nanusa, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas sambutan hangat ya
Daerah
Harapan baru bagi masyarakat terdampak banjir di Kota Padangsidimpuan mulai terwujud. Pembangunan 100 unit Hunian Tetap (Huntap) resmi dimul
Daerah
Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Padangsidimpuan terus memperkuat kualitas pelayanan pertanahan melalui pemeriksaan lapang terhadap permohona
Daerah
Upaya mewujudkan tertib administrasi pertanahan dan memberikan kepastian hukum terhadap aset negara terus diperkuat.
Daerah
Kantor Pertanahan Kota Padangsidimpuan terus mempercepat sertifikasi tanah wakaf sebagai upaya memberikan kepastian hukum terhadap aset keag
Daerah
Kesibukan sebagai prajurit TNI AD tak menghalangi empat personel Yonif TP 904 Garamata Tanah Karo untuk menorehkan prestasi di arena olahrag
Daerah
MEDAN Ketua DPRD Kota Medan, Wong Chun Sen, menegaskan pentingnya penguatan wawasan kebangsaan dan penerapan nilainilai Pancasila dalam du
Politik
Warga Lingkungan VIII Sibulan Bulan, Kelurahan Aek Tampang, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan, digegerkan oleh penemua
Daerah
PT Agincourt Resources (PTAR) mengembangkan program pemberdayaan masyarakat melalui Martabe Cocoa Park di Desa Napa, Kecamatan Batang Toru,
Daerah