"BP2K sudah ada dan berjalan sekitar tiga tahun, tetapi banyak pengurus STM yang belum mengetahuinya," katanya.
Menanggapi hal tersebut, Robi Barus meminta Pemerintah Kota Medan memberikan perhatian serius terhadap persoalan lahan pemakaman umat Kristen yang dinilai semakin mendesak.
"Masalah ini sudah lama dikeluhkan masyarakat. Pemko Medan harus segera mencari solusi, termasuk penyediaan lahan pemakaman baru," tegas politisi PDI Perjuangan tersebut.
Ia juga mendorong pemerintah daerah untuk mengoptimalkan peran BP2K melalui sosialisasi yang lebih masif hingga ke tingkat kecamatan, kelurahan, dan lingkungan.
"Camat, lurah, hingga kepala lingkungan harus aktif menyosialisasikan BP2K agar masyarakat mengetahui mekanisme pengelolaan pemakaman," ujarnya.
Robi berharap Pemko Medan dapat segera mengambil langkah konkret guna memastikan ketersediaan lahan pemakaman yang layak dan terjangkau, sehingga masyarakat tidak mengalami kesulitan saat menghadapi situasi kedukaan.