Ia menambahkan bahwa persoalan banjir lintas provinsi memerlukan koordinasi yang kuat, baik dalam pendataan korban, penyaluran bantuan, perbaikan fasilitas umum, maupun perencanaan jangka panjang dalam meminimalkan risiko bencana di masa mendatang.
Penetapan status Bencana Nasional, lanjut Agus, akan memperkuat mobilisasi dukungan logistik, sumber daya manusia, hingga pembiayaan dari pusat, termasuk dikerahkannya BNPB, TNI, dan lembaga nasional terkait.
Hingga kini, berbagai laporan menunjukkan sejumlah daerah masih terisolasi, jembatan dan jalan penghubung rusak parah, serta ribuan rumah terendam. Agus menekankan bahwa tanpa langkah cepat pemerintah pusat, proses pemulihan dikhawatirkan berjalan lambat dan makin menyulitkan warga terdampak.