Cegah Sengketa Tanah, Kantah P.Sidimpuan Verifikasi Langsung Bidang Tanah di Kayuombun
Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Padangsidimpuan melalui Panitia A melakukan pemeriksaan lapang terhadap permohonan sertipikat hak atas tanah
Daerah
LANGKAT - Masyarakat di Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, mengeluhkan kondisi jalan rusak dan sampah yang berserakan di Jalan Protokol, termasuk di sekitar Masjid Jaya Ar Rahman. Warga mendesak pemerintah daerah dan Dinas Perhubungan (Dishub) Langkat untuk segera mengambil tindakan.
Anggota DPRD Kabupaten Langkat, H. Rahmanuddin Rangkuti, SH, MKn, meminta Dishub Langkat untuk merazia dan menindak tegas angkutan barang atau truk yang melebihi kapasitas tonase, yang diduga menjadi penyebab utama kerusakan jalan.
“Sudah sering disampaikan bahwa kendaraan yang melebihi tonase tidak diperbolehkan melintas. Karena itu, saya minta Dishub Langkat segera melakukan razia terhadap truk-truk yang melanggar aturan tersebut,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (11/6/2025).
Politisi Partai Gerindra tersebut juga menyoroti ketimpangan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Langkat. Menurutnya, pemerintah daerah terkesan hanya memperbaiki jalan jika ada tekanan atau demonstrasi dari masyarakat.
“Pemerataan pembangunan harus menjadi prioritas. Jangan sampai hanya karena ada kelompok masyarakat yang demo, lalu di situ saja perbaikan dilakukan. Semua daerah harus diperhatikan meski secara bertahap, harus ada tindakan nyata dari Pemkab Langkat, dari desa sampai ke tingkat kecamatan,” tegas Rahmanuddin.
Sementara itu, berdasarkan pantauan Langkatterkini.com pada Selasa (10/6), jalan menuju Masjid Jaya Ar Rahman—masjid tertua di Langkat yang berlokasi di Lingkungan I, Kelurahan Bingai, Kecamatan Wampu—dalam kondisi rusak parah. Selain jalan berlubang, sampah juga terlihat menumpuk di lokasi tersebut.
Belum diketahui pasti apakah sampah tersebut dibuang warga sebagai bentuk protes atau karena kurangnya kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan. Hingga saat ini, belum terlihat ada tindakan dari pihak kecamatan maupun Dinas Perhubungan Langkat terkait persoalan tersebut.
Seorang warga yang enggan disebutkan namanya menyebutkan bahwa satuan tugas (Satgas) untuk memperbaiki Jalan Protokol Wampu sebenarnya sudah dibentuk. Namun, perbaikan belum kunjung dilakukan dan kondisi jalan justru semakin memburuk.
“Kita masih bertanya-tanya, apakah perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kecamatan Wampu sudah menyetor dana untuk perbaikan jalan atau belum,” ungkapnya.
Masyarakat berharap pemerintah daerah segera merespons keluhan ini secara serius, mengingat jalan tersebut merupakan akses utama masyarakat dan juga jalur menuju tempat ibadah bersejarah di Langkat.(jns)
Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Padangsidimpuan melalui Panitia A melakukan pemeriksaan lapang terhadap permohonan sertipikat hak atas tanah
Daerah
Kapolres Padangsidimpuan yang baru, AKBP Noval Nanusa, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas sambutan hangat ya
Daerah
Harapan baru bagi masyarakat terdampak banjir di Kota Padangsidimpuan mulai terwujud. Pembangunan 100 unit Hunian Tetap (Huntap) resmi dimul
Daerah
Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Padangsidimpuan terus memperkuat kualitas pelayanan pertanahan melalui pemeriksaan lapang terhadap permohona
Daerah
Upaya mewujudkan tertib administrasi pertanahan dan memberikan kepastian hukum terhadap aset negara terus diperkuat.
Daerah
Kantor Pertanahan Kota Padangsidimpuan terus mempercepat sertifikasi tanah wakaf sebagai upaya memberikan kepastian hukum terhadap aset keag
Daerah
Kesibukan sebagai prajurit TNI AD tak menghalangi empat personel Yonif TP 904 Garamata Tanah Karo untuk menorehkan prestasi di arena olahrag
Daerah
MEDAN Ketua DPRD Kota Medan, Wong Chun Sen, menegaskan pentingnya penguatan wawasan kebangsaan dan penerapan nilainilai Pancasila dalam du
Politik
Warga Lingkungan VIII Sibulan Bulan, Kelurahan Aek Tampang, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan, digegerkan oleh penemua
Daerah
PT Agincourt Resources (PTAR) mengembangkan program pemberdayaan masyarakat melalui Martabe Cocoa Park di Desa Napa, Kecamatan Batang Toru,
Daerah