Rabu, 02 September 2026 WIB

Wali Kota Medan Tekankan Disiplin dan Respons Cepat dalam Kepemimpinan Aparatur

editor - Senin, 31 Agustus 2026 17:11 WIB
Wali Kota Medan Tekankan Disiplin dan Respons Cepat dalam Kepemimpinan Aparatur
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas

MEDAN -Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan bahwa kepemimpinan tidak sekadar soal jabatan atau jenjang karier, melainkan tercermin dari kedisiplinan, tanggung jawab, dan kecepatan dalam melayani masyarakat. Penegasan tersebut disampaikan saat membuka Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Angkatan I Tahun 2026 di Aula Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Bangunan dan Listrik (BBPPMPV-BBL), Jalan Setia Budi, Helvetia, Medan, Senin (31/8/2026).

Kegiatan ini dihadiri sejumlah pejabat Pemerintah Kota Medan, perwakilan Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKDPSDM) Provinsi Sumatera Utara, jajaran BBPPMPV-BBL, serta para camat dan lurah. Pelatihan diikuti 30 pejabat pengawas dan dijadwalkan berlangsung hingga 18 November 2026.

Dalam arahannya, Rico menekankan pentingnya menghargai waktu sebagai fondasi utama kepemimpinan. Menurutnya, kedisiplinan waktu mencerminkan kualitas seorang pemimpin dalam menjalankan tugas.

Baca Juga:
"Dasar kepemimpinan adalah bagaimana kita menghargai waktu. Tepat waktu itu sangat penting. Selisih satu atau dua menit saja bisa membedakan banyak hal," ujarnya.

Selain itu, ia menuntut aparatur untuk memiliki kecepatan dan ketepatan dalam merespons persoalan di lapangan. Pemimpin, kata dia, harus mampu membaca potensi risiko sejak dini dan tidak menunggu masalah menjadi besar.

"Ketika ada masalah, kapan response time kita? Apakah menunggu atau sudah bersiap melihat risiko? Kita harus mampu mengukur risiko dan menentukan kapan harus merespons," kata Rico.

Rico juga mengingatkan peserta agar tidak memandang pelatihan sebagai formalitas untuk kenaikan jabatan. Ia menilai pelatihan merupakan momentum untuk meningkatkan kapasitas diri dan kualitas pelayanan publik.

"Masuklah ke sini untuk menjadi lebih baik, meningkatkan kapasitas, dan menjadi abdi negara yang lebih profesional dalam melayani masyarakat," tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya inovasi yang tepat guna. Menurutnya, pengembangan sistem atau aplikasi harus benar-benar dapat digunakan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Jangan membuat sesuatu yang tidak ada gunanya. Kalau hanya membuat aplikasi atau QR code tetapi tidak bisa dijalankan, untuk apa?" ujarnya.

Rico juga menekankan bahwa hal-hal sederhana seperti kebersihan, ketepatan waktu, dan pelayanan dasar tidak boleh diabaikan. Ia menyebut aspek tersebut sebagai cerminan langsung kualitas kepemimpinan di lapangan.

"Hal-hal kecil jangan diabaikan. Kita bicara kepemimpinan, tetapi hal sederhana seperti waktu dan kebersihan saja harus kita jalankan dengan baik," katanya.

Ia menegaskan seluruh aparatur, mulai dari wali kota hingga lurah, memiliki tanggung jawab yang sama dalam menjaga kepercayaan masyarakat.

"Masyarakat telah memberikan amanah kepada kita. Tunjukkan kinerja terbaik agar kepercayaan itu tidak sia-sia," ujarnya.

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru