Rabu, 12 Agustus 2026 WIB

Dua Kandidat Penuhi Syarat, Bursa Ketua PWI Tabagsel Makin Menghangat

Irul Daulay - Rabu, 12 Agustus 2026 10:44 WIB
Dua Kandidat Penuhi Syarat, Bursa Ketua PWI Tabagsel Makin Menghangat
Foto: Kedua kandidat dari kiri, Riswandy dan Julpan Tambunan saat penyerahan penghargaan dari Syahrul Pasaribu, sahabat pers Sumatera Utara pada tahun lalu.

P.SIDIMPUAN | Jelajahnews.id - Bursa calon Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tabagsel periode berikutnya mulai mengerucut, Rabu (12/08/2026).

Dua nama, Julpan Tambunan dan Riswandy, dinyatakan memenuhi persyaratan untuk maju dalam Konferensi PWI Tabagsel IX Tahun 2026.

Keduanya memenuhi ketentuan organisasi sebagaimana diatur dalam Peraturan Dasar (PD) dan Peraturan Rumah Tangga (PRT) PWI hasil Kongres, khususnya mengenai persyaratan pencalonan Ketua PWI Kabupaten/Kota.

Berdasarkan ketentuan tersebut, calon Ketua PWI Kabupaten/Kota wajib berstatus sebagai Anggota Biasa PWI minimal satu tahun.

Selain itu, calon juga harus memiliki sertifikat Uji Kompetensi Wartawan (UKW) jenjang Madya serta memenuhi persyaratan organisasi lainnya sesuai ketentuan PD/PRT PWI.

Dengan terpenuhinya persyaratan tersebut, Julpan Tambunan dan Riswandy kini menjadi dua nama yang siap masuk dalam bursa perebutan kursi Ketua PWI Tabagsel.

Munculnya dua kandidat tersebut membuat dinamika menuju Konferensi PWI Tabagsel IX diperkirakan semakin menarik. Terlebih, proses menuju konferensi saat ini sudah mulai bergerak setelah pembentukan panitia konferensi.

Sebelumnya, sebanyak 18 anggota PWI Tabagsel mengikuti rapat organisasi di Kantor PWI Tabagsel, Selasa (11/8/2026).

Dalam rapat tersebut, Armansyah Nasution, S.H., dipercaya sebagai Ketua Panitia Konferensi PWI Tabagsel IX Tahun 2026.

Keputusan itu diambil melalui musyawarah dan mufakat serta dipimpin Ketua PWI Tabagsel H. Kodir Pohan, S.Sos.

Pembentukan panitia menjadi langkah awal untuk mempersiapkan seluruh tahapan konferensi, termasuk mekanisme pelaksanaan, kepanitiaan, pendanaan hingga agenda pemilihan kepengurusan periode berikutnya.

Kini, setelah nama-nama kandidat mulai muncul, perhatian anggota PWI Tabagsel tidak hanya tertuju pada persiapan teknis konferensi, tetapi juga arah pertarungan kepemimpinan organisasi.

Bukan Sekadar Perebutan Kursi

Konferensi PWI Tabagsel IX nantinya bukan sekadar forum memilih ketua baru. Agenda tersebut menjadi momentum evaluasi perjalanan organisasi sekaligus menentukan arah PWI Tabagsel untuk periode mendatang.

Kandidat yang terpilih nantinya diharapkan mampu membawa organisasi semakin solid, memperkuat profesionalisme wartawan, serta menjaga marwah PWI di tengah perkembangan industri media yang semakin dinamis.

Ketentuan mengenai persyaratan calon juga menjadi bagian penting agar proses regenerasi kepemimpinan berjalan sesuai aturan organisasi.

Untuk jenjang PWI Provinsi, PD PWI mensyaratkan calon ketua berstatus Anggota Biasa sekurang-kurangnya lima tahun dan memiliki UKW jenjang Utama. Sementara untuk PWI Kabupaten/Kota, syarat pokoknya adalah Anggota Biasa minimal satu tahun dan memiliki UKW jenjang Madya.

Dengan telah mengerucutnya dua nama yang memenuhi persyaratan, Julpan Tambunan dan Riswandy, panggung menuju Konferensi PWI Tabagsel IX kini semakin terbuka.

Pertanyaannya tinggal satu: siapa yang akhirnya berhasil mendapatkan kepercayaan mayoritas anggota dan memegang kendali PWI Tabagsel untuk periode berikutnya?

Jawabannya akan ditentukan dalam forum konferensi, melalui proses organisasi yang diharapkan berlangsung demokratis, tertib, transparan dan sesuai PD/PRT PWI. (Irul Daulay)

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru