Minggu, 21 Juni 2026 WIB

Dari Banjir hingga BPJS, Rico Waas Tindak Lanjuti Langsung Aspirasi Warga Medan Johor

editor - Sabtu, 13 Juni 2026 17:54 WIB
Dari Banjir hingga BPJS, Rico Waas Tindak Lanjuti Langsung Aspirasi Warga Medan Johor
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat menggelar kegiatan Sapa Warga di Kelurahan Kwala Bekala, Sabtu (13/6/2026).

MEDAN -Berbagai persoalan yang dihadapi warga Medan Johor langsung mendapat respons dari Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat menggelar kegiatan Sapa Warga di Kelurahan Kwala Bekala, Sabtu (13/6/2026). Mulai dari banjir, drainase, jalan rusak, penerangan jalan, hingga layanan kesehatan menjadi topik utama yang disampaikan masyarakat dalam dialog terbuka tersebut.

Kegiatan yang berlangsung di halaman SD Negeri 060936, Jalan Pintu Air II, digelar usai gotong royong bersama warga. Dalam kesempatan itu, Rico Waas hadir bersama Asisten Pemerintahan M. Sofyan, Camat Medan Johor Bachtiar, dan sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah.

Salah satu persoalan yang paling banyak dikeluhkan warga adalah banjir dan buruknya sistem drainase lingkungan. Warga Lingkungan 9 Kwala Bekala bahkan mengaku wilayah mereka mengalami banjir hingga tiga kali dalam sebulan.

Baca Juga:
Menanggapi hal itu, pihak kecamatan menjelaskan bahwa normalisasi drainase sepanjang 800 meter menuju Sungai Babura sedang berjalan. Pemerintah juga berencana menambah fasilitas penerangan jalan untuk mendukung kenyamanan masyarakat.

Keluhan lain datang dari Asmudin Lubis, warga Kedai Durian, yang menyoroti banjir kiriman dari wilayah Deli Serdang. Ia berharap pemerintah melakukan pelebaran dan pendalaman saluran air agar debit air saat hujan dapat tertampung lebih baik.

Rico langsung menginstruksikan jajaran teknis melakukan pengecekan dan kajian lapangan guna menentukan langkah penanganan yang tepat.

Masalah drainase juga disampaikan Yus, warga Lingkungan 11 Suka Maju. Menurutnya, genangan air masih sering terjadi setiap kali hujan turun karena saluran yang tidak berfungsi optimal.

"Kalau memungkinkan, segera kita dorong realisasinya," kata Rico saat meminta Dinas SDABMBK menindaklanjuti laporan tersebut.

Selain persoalan banjir, warga juga menyoroti kondisi fasilitas umum. Agus, warga Karya Jaya Gedung Johor, mengeluhkan kondisi Taman Cadika yang dinilai kurang terawat. Menanggapi hal itu, Rico meminta Dispora dan DLH segera melakukan pembersihan menyeluruh.

"Kadispora dan DLH, tolong jaga kebersihan Cadika secara menyeluruh, tidak hanya di jalur depan. Bagian belakang juga harus dipantau. Minggu depan harus sudah bersih," tegasnya.

Sementara itu, Sahara Tarigan mengeluhkan proyek normalisasi drainase yang belum selesai serta kerusakan Jalan Gang Cangkul. Keluhan serupa juga datang dari Usman Lubis yang meminta penanganan jalan rusak dan penataan TPS yang dinilai mengganggu aktivitas warga akibat bau menyengat.

Tidak hanya menyangkut infrastruktur, persoalan layanan kesehatan juga menjadi perhatian masyarakat. Agnes mempertanyakan status BPJS Kesehatannya yang tidak aktif. Menjawab hal itu, Rico memastikan warga tetap dapat memperoleh layanan kesehatan melalui program Universal Health Coverage (UHC).

"Tidak aktif pun tetap bisa dilayani. Tidak ada alasan untuk tidak dilayani," ujarnya.

Dalam arahannya, Rico juga meminta seluruh aparatur kewilayahan untuk lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Ia secara khusus mengingatkan Camat Medan Johor agar membangun hubungan yang dekat dengan warga sehingga setiap persoalan dapat segera ditindaklanjuti.

Menutup dialog, Rico mengajak masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah ke saluran air. Menurutnya, keberhasilan penanganan banjir tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru