Ia memperkirakan ribuan pelari, wisatawan, dan pendukung akan hadir selama penyelenggaraan event tersebut. Kehadiran mereka diyakini akan memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata, perhotelan, kuliner, transportasi, serta pelaku UMKM di kawasan Danau Toba.
"Ini merupakan bentuk nyata pengembangan sport tourism. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berkomitmen menjadikan Danau Toba sebagai destinasi sport tourism unggulan sekaligus green event yang berkelanjutan," ujarnya.
Togap menambahkan bahwa penyelenggaraan Trail of The Kings sejalan dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan dan mendukung status Geopark Kaldera Toba yang diakui UNESCO. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, komunitas, masyarakat, dan media menjadi kunci keberhasilan event tersebut.