Ia berharap para peserta dapat menikmati pengalaman berlari di tengah keindahan alam Samosir sekaligus menjadi duta promosi yang memperkenalkan Danau Toba kepada masyarakat internasional.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Sumatera Utara Yuda Pratiwi Setiawan menjelaskan bahwa lintasan kategori 100 kilometer didominasi medan alami yang menantang.
"Untuk kategori 100 kilometer, sekitar 80 persen lintasan berupa jalan tanah dengan karakter berliku, menanjak, dan menurun. Sisanya sekitar 20 persen merupakan jalan beraspal. Peserta juga akan melintasi empat geosite Danau Toba yang telah disterilkan untuk mendukung kelancaran perlombaan," kata Yuda.
Menurut Yuda, Trail of The Kings tidak hanya menghadirkan tantangan olahraga ekstrem, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan keunggulan destinasi wisata Danau Toba kepada dunia.
"Kami ingin menunjukkan bahwa Danau Toba memiliki panorama yang luar biasa dan tidak kalah dengan destinasi wisata dunia lainnya. Kehadiran pelari dari berbagai negara diharapkan menjadi promosi langsung bagi pariwisata Samosir dan Sumatera Utara," ujarnya.