"Pada triwulan II tahun 2025, pertumbuhan ekonomi Pulau Sumatera meningkat sebesar 0,51 persen menjadi 4,96 persen dibandingkan periode sebelumnya," jelas Sonny.
Selain penandatanganan MoU DTSEN, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan peluncuran aplikasi Portal Anjungan Satu Data Provinsi Sumatera Utara (PASADA) oleh Gubernur Sumatera Utara bersama BPS RI. Aplikasi ini diharapkan menjadi sarana integrasi dan pemanfaatan data yang lebih efektif untuk mendukung perencanaan pembangunan berbasis data.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan berbagai sesi diskusi dan pemaparan yang membahas transformasi digital dalam perencanaan pembangunan, indeks transformasi digital wilayah Sumatera, dukungan Bank Indonesia terhadap pengembangan ekonomi digital, sinergi pembangunan bioindustri, serta kebijakan fiskal dalam mendukung investasi dan hilirisasi di Pulau Sumatera.