Minggu, 21 Juni 2026 WIB

Festival Kuliner dan Pameran UMKM Meriahkan Hari Jadi ke-22 Samosir, Dorong Ekonomi Lokal dan Pelestarian Budaya

editor - Kamis, 26 Februari 2026 16:28 WIB
Festival Kuliner dan Pameran UMKM Meriahkan Hari Jadi ke-22 Samosir, Dorong Ekonomi Lokal dan Pelestarian Budaya
Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk

SAMOSIR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir menggelar Festival Kuliner dan Pameran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-22 Kabupaten Samosir. Kegiatan yang berlangsung di Segmen V Waterfront City Pangururan itu dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk setelah meninjau seluruh stan pameran, Rabu (26/2/2026).

Pameran tersebut menjadi wadah promosi bagi pelaku usaha lokal sekaligus upaya pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya di sektor kuliner dan UMKM. Sebanyak 25 stan turut berpartisipasi dengan menampilkan beragam produk unggulan khas Samosir, mulai dari makanan olahan, kerajinan tangan, hingga produk ekonomi kreatif lainnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Tunggul Sinaga, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Hotraja Sitanggang, Asisten Administrasi Umum Arnod Sitorus, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Immanuel Sitanggang, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), Camat Pangururan, Ketua TP PKK Kabupaten Samosir Ny. Kennauli A. Sidauruk, serta Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Samosir Ny. Asty M. Sitinjak.

Selain menampilkan produk UMKM, pameran juga menghadirkan berbagai layanan publik yang dapat diakses masyarakat secara gratis. Layanan tersebut meliputi pemeriksaan kesehatan, pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk), serta pelayanan keluarga berencana (KB).

Salah satu daya tarik kegiatan ini adalah demonstrasi pengolahan makanan khas Batak, yakni dalini horbo dan naniura. Kedua kuliner tradisional tersebut diperkenalkan kepada pengunjung sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya dan warisan kuliner daerah yang telah didaftarkan sebagai Warisan Budaya Takbenda pada Kementerian Kebudayaan.

Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk mengatakan kegiatan tersebut diharapkan menjadi pemicu semangat bagi para pelaku UMKM dan usaha kuliner untuk terus mengembangkan produknya agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Menurutnya, penguatan identitas atau merek (brand) produk lokal menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing dan menarik minat konsumen.

"Silakan memasarkan produk di acara ini. Pameran ini bertujuan membangkitkan sektor kuliner dan UMKM. Mari kita layani para pengunjung dengan ramah dan tetap menjaga kebersihan," ujar Ariston.

Ia menambahkan, rangkaian perayaan Hari Jadi ke-22 Kabupaten Samosir akan diisi berbagai kegiatan hiburan yang diharapkan mampu menarik minat wisatawan dan masyarakat untuk berkunjung ke Samosir.

Ariston menilai kehadiran berbagai kegiatan tersebut sejalan dengan tema perayaan tahun ini, yakni "Samosir Rumah Kita", yang mengandung makna menciptakan suasana nyaman, ramah, dan penuh kebersamaan bagi seluruh masyarakat maupun tamu yang datang.

"Mari kita tunjukkan kecintaan kepada Samosir dengan menyampaikan hal-hal positif. Dengan begitu, masyarakat luar akan merasa nyaman dan semakin tertarik berkunjung ke Samosir," katanya.

Melalui Festival Kuliner dan Pameran UMKM ini, Pemkab Samosir berharap dapat memperkuat promosi produk lokal, meningkatkan pendapatan pelaku usaha, serta memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada masyarakat luas. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari strategi pengembangan ekonomi kreatif yang mendukung sektor pariwisata sebagai salah satu penggerak utama perekonomian Kabupaten Samosir.

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru