Sabtu, 13 Juni 2026 WIB

Pemkab Samosir Kerahkan Personel Dukung Operasi Ketupat Toba 2026 untuk Pengamanan Arus Mudik Lebaran

editor - Kamis, 12 Maret 2026 11:13 WIB
Pemkab Samosir Kerahkan Personel Dukung Operasi Ketupat Toba 2026 untuk Pengamanan Arus Mudik Lebaran
Personel yang berasal dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Perhubungan, dan Dinas Kesehatan mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Toba 2026 di kawasan Segmen V Waterfront Pangururan, Kamis (12/3/2026).

Kapolri juga menyoroti kondisi global yang tengah mengalami dinamika dan eskalasi, mulai dari konflik Israel–Palestina hingga ketegangan antara Israel, Amerika Serikat, dan Iran yang berdampak pada fluktuasi harga minyak dunia serta stabilitas ekonomi global.

Meski demikian, pemerintah disebut terus melakukan berbagai langkah diplomasi melalui politik luar negeri bebas aktif serta memperkuat diplomasi perdagangan guna menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Selain itu, pemerintah memastikan ketersediaan energi nasional tetap aman selama masa mudik dan Lebaran. Berdasarkan data PT Pertamina, stok bahan bakar minyak (BBM) dan liquefied petroleum gas (LPG) atau gas minyak cair masih mencukupi kebutuhan masyarakat. Karena itu, masyarakat diimbau membeli sesuai kebutuhan dan tidak melakukan panic buying atau pembelian berlebihan.

Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat selama libur Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 143,9 juta orang. Jumlah tersebut sedikit menurun dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 146,4 juta orang.

Untuk mengamankan arus mudik dan arus balik secara nasional, Polri bersama TNI dan pemangku kepentingan terkait menggelar Operasi Ketupat 2026 dengan melibatkan 161.243 personel gabungan.

Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 14–15 Maret dan 18–19 Maret 2026, sedangkan puncak arus balik diperkirakan berlangsung pada 24–25 Maret dan 28–29 Maret 2026.

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru