Cegah Sengketa Tanah, Kantah P.Sidimpuan Verifikasi Langsung Bidang Tanah di Kayuombun
Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Padangsidimpuan melalui Panitia A melakukan pemeriksaan lapang terhadap permohonan sertipikat hak atas tanah
Daerah
SAMOSIR -Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menyatakan dukungan penuh terhadap arahan Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution untuk memaksimalkan pemanfaatan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Kredit Program Perumahan (KPP) sebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah di tengah penyesuaian Transfer ke Daerah (TKD) tahun 2026.
Dukungan tersebut disampaikan Vandiko usai mengikuti kegiatan Akad Massal 800.000 KUR dan KPP yang digelar di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan, Selasa (21/10/2025). Menurutnya, penyesuaian TKD yang berdampak pada berkurangnya belanja pemerintah daerah harus diantisipasi melalui inovasi pembiayaan dan penguatan sektor ekonomi masyarakat, khususnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta sektor perumahan rakyat.
"Kita tidak bisa hanya bergantung pada APBD. KUR dan KPP ini menjadi instrumen penting untuk tetap menggerakkan ekonomi di daerah, termasuk di Samosir. Pemerintah Kabupaten akan mendorong masyarakat, pelaku UMKM, dan kontraktor lokal agar bisa memanfaatkan fasilitas ini sebaik mungkin," ujar Vandiko.
Baca Juga:Ia menjelaskan, Kabupaten Samosir memiliki potensi besar dalam sektor UMKM, pariwisata, dan ekonomi kreatif yang dinilai mampu menyerap pembiayaan KUR secara optimal. Menurutnya, akses pembiayaan yang lebih luas akan memberikan dampak berantai terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
"Sektor pariwisata dan ekonomi kreatif kita tumbuh cepat. Kalau pelaku usaha kecil di Samosir mendapat akses KUR, maka efek bergandanya besar sekali bagi perekonomian Samosir," katanya.
Selain sektor usaha, Vandiko menilai KPP juga membuka peluang bagi pelaku usaha konstruksi lokal untuk terlibat dalam pembangunan perumahan rakyat, sejalan dengan program pemerintah pusat.
Untuk mendukung optimalisasi program tersebut, Pemerintah Kabupaten Samosir berkomitmen memperkuat pendataan UMKM serta memperluas akses informasi pembiayaan kepada masyarakat desa agar pelaku usaha kecil tidak mengalami kendala administratif dalam mengakses KUR.
"Masih ada masyarakat yang belum tahu atau belum memiliki data usaha yang lengkap. Ini yang akan kita bantu. Kita ingin memastikan pelaku usaha kecil di desa-desa juga bisa mendapat manfaat dari KUR," ujarnya.
Vandiko berharap pemanfaatan KUR dan KPP dapat menjadi motor penggerak ekonomi baru di tengah keterbatasan fiskal daerah akibat penyesuaian TKD.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa pemerintah pusat telah menyiapkan anggaran KPP tambahan (on top) sebesar Rp130 triliun. Dana tersebut terdiri atas Rp113 triliun untuk sisi pasokan (supply side) dan Rp17 triliun untuk sisi permintaan (demand side).
"Saya meminta gubernur, bupati, dan wali kota mendorong kontraktor daerah agar aktif membangun rumah masyarakat. Kredit Program Perumahan ini merupakan bagian dari program Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan Program Tiga Juta Rumah. Para debitur KUR dan KPP ini adalah pahlawan ekonomi Indonesia," ujar Airlangga secara virtual dari Surabaya, Jawa Timur.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution mengungkapkan bahwa total belanja pemerintah daerah di Sumatera Utara tahun depan diperkirakan berkurang sekitar Rp9 triliun akibat penyesuaian TKD. Meski demikian, Pemerintah Provinsi Sumut tetap menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 6,8 hingga 7,2 persen.
Bobby juga menyoroti realisasi penyaluran KUR di Sumut yang saat ini masih berada di peringkat kelima nasional dengan total penyaluran mencapai Rp11 triliun. Menurutnya, capaian tersebut belum sebanding dengan jumlah penduduk dan potensi UMKM di Sumatera Utara.
"Kita belum maksimalkan ini. Bahkan masih ada daerah yang tidak melakukan pendataan UMKM-nya. Jadi mohon kerja samanya, agar perekonomian masyarakat kita semakin membaik ke depan," tegas Bobby.
Kegiatan Akad Massal 800.000 KUR dan KPP tersebut turut dihadiri Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay, bupati dan wali kota se-Sumatera Utara, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumut Rudi B. Hutabarat, serta Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Togap Simangunsong.
Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Padangsidimpuan melalui Panitia A melakukan pemeriksaan lapang terhadap permohonan sertipikat hak atas tanah
Daerah
Kapolres Padangsidimpuan yang baru, AKBP Noval Nanusa, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas sambutan hangat ya
Daerah
Harapan baru bagi masyarakat terdampak banjir di Kota Padangsidimpuan mulai terwujud. Pembangunan 100 unit Hunian Tetap (Huntap) resmi dimul
Daerah
Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Padangsidimpuan terus memperkuat kualitas pelayanan pertanahan melalui pemeriksaan lapang terhadap permohona
Daerah
Upaya mewujudkan tertib administrasi pertanahan dan memberikan kepastian hukum terhadap aset negara terus diperkuat.
Daerah
Kantor Pertanahan Kota Padangsidimpuan terus mempercepat sertifikasi tanah wakaf sebagai upaya memberikan kepastian hukum terhadap aset keag
Daerah
Kesibukan sebagai prajurit TNI AD tak menghalangi empat personel Yonif TP 904 Garamata Tanah Karo untuk menorehkan prestasi di arena olahrag
Daerah
MEDAN Ketua DPRD Kota Medan, Wong Chun Sen, menegaskan pentingnya penguatan wawasan kebangsaan dan penerapan nilainilai Pancasila dalam du
Politik
Warga Lingkungan VIII Sibulan Bulan, Kelurahan Aek Tampang, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan, digegerkan oleh penemua
Daerah
PT Agincourt Resources (PTAR) mengembangkan program pemberdayaan masyarakat melalui Martabe Cocoa Park di Desa Napa, Kecamatan Batang Toru,
Daerah