Minggu, 31 Mei 2026 WIB

Wabup Samosir Dorong Penguatan Koperasi Desa dan Hilirisasi Kopi Lokal ke Pasar Nasional

editor - Kamis, 30 Oktober 2025 16:45 WIB
Wabup Samosir Dorong Penguatan Koperasi Desa dan Hilirisasi Kopi Lokal ke Pasar Nasional
Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk bersama Kepala Bappeda Litbang Kabupaten Samosir Rajoki R. Simarmata melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Koperasi Republik Indonesia di Jakarta, Rabu (30/10/2025).

SAMOSIR -Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk bersama Kepala Bappeda Litbang Kabupaten Samosir Rajoki R. Simarmata melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Koperasi Republik Indonesia di Jakarta, Rabu (30/10/2025), guna membahas penguatan program strategis koperasi desa dan pengembangan koperasi pengelola kopi khas Samosir.

Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Menteri Koperasi RI Dr. Ferry Juliantono didampingi Deputi Kelembagaan dan Digitalisasi Hendra Saragih di ruang kerja Menteri Koperasi RI. Pertemuan itu membahas perkembangan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di seluruh wilayah Kabupaten Samosir serta peluang pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal melalui koperasi kopi.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Samosir menjelaskan bahwa pembentukan KDMP telah dilakukan di 134 desa dan kelurahan di Kabupaten Samosir. Saat ini, pemerintah daerah tengah melakukan penyempurnaan tata kelola dan penguatan kelembagaan koperasi agar dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan.

Baca Juga:
"Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih di seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Samosir merupakan langkah nyata untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat. Melalui koperasi, kami ingin memastikan bahwa setiap warga desa dapat merasakan manfaat ekonomi secara langsung dan berkelanjutan," ujar Ariston Tua Sidauruk.

Selain membahas KDMP, Pemkab Samosir juga memaparkan potensi koperasi reguler yang bergerak di sektor pengelolaan kopi khas Samosir. Kopi tersebut telah memiliki sertifikat Indikasi Geografis (IG), yang menjadi pengakuan resmi terhadap kualitas dan karakteristik khas kopi asal daerah tersebut.

Kepala Bappeda Litbang Kabupaten Samosir Rajoki R. Simarmata mengatakan, kopi Samosir memiliki keunggulan tersendiri mulai dari proses pembibitan, penanaman, panen, hingga pengolahan biji kopi siap konsumsi maupun ekspor. Menurutnya, kondisi tersebut membuka peluang besar bagi koperasi lokal untuk berkembang menjadi koperasi unggulan yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

"Kopi Samosir memiliki cita rasa dan karakteristik unik yang sudah diakui melalui Indikasi Geografis. Dengan dukungan Kementerian Koperasi RI, kami optimistis koperasi pengelola kopi ini dapat berkembang hingga ke pasar nasional dan internasional," kata Rajoki.

Menanggapi paparan tersebut, Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono menyampaikan apresiasi atas langkah yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Samosir dalam memperkuat kelembagaan koperasi di daerah. Ia menilai pengembangan koperasi berbasis potensi lokal merupakan strategi penting dalam meningkatkan perekonomian masyarakat.

Ferry juga menyatakan kesediaannya untuk mengunjungi Kabupaten Samosir apabila proses kelembagaan dan hilirisasi koperasi kopi telah siap dilaksanakan. Kunjungan itu sekaligus direncanakan untuk meresmikan koperasi dimaksud.

Sementara itu, Deputi Kelembagaan dan Digitalisasi Hendra Saragih menyebutkan pihaknya akan menindaklanjuti hasil audiensi tersebut melalui koordinasi intensif dengan Bappeda Litbang Kabupaten Samosir dan perangkat daerah terkait guna mempercepat implementasi program di lapangan.

Di akhir pertemuan, Wakil Bupati Samosir menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan Kementerian Koperasi RI kepada Kabupaten Samosir. Ia berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dapat memperkuat gerakan koperasi sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru