Minggu, 31 Mei 2026 WIB

Pemkab Samosir Tegaskan Komitmen Jaga Kelestarian Danau Toba dan Dukung Pengembangan DPSP

editor - Kamis, 06 November 2025 12:50 WIB
Pemkab Samosir Tegaskan Komitmen Jaga Kelestarian Danau Toba dan Dukung Pengembangan DPSP
Bupati Samosir mengikuti rapat tersebut dari Rumah Dinas Bupati bersama Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk.

jelajahnews.idPemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kelestarian Danau Toba sekaligus mendukung pengembangan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Danau Toba. Hal tersebut disampaikan Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom saat mengikuti rapat pengembangan DPSP Danau Toba secara daring yang dipimpin Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Panjaitan, Kamis (6/11/2025).

Bupati Samosir mengikuti rapat tersebut dari Rumah Dinas Bupati bersama Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk.

Dalam laporannya, Vandiko menyampaikan berbagai langkah yang telah dilakukan Pemkab Samosir dalam mendukung penataan kawasan Danau Toba, termasuk penanganan eceng gondok yang selama ini menjadi perhatian di kawasan perairan Danau Toba.

Baca Juga:
Menurut Vandiko, pembersihan eceng gondok dilakukan secara berkelanjutan melalui dukungan berbagai pihak, termasuk bantuan kapal dari Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) TNI serta tim yang dibentuk Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.

"Pembersihan eceng gondok terus kami lakukan agar kebersihan dan kelestarian Danau Toba tetap terjaga," ujar Vandiko.

Selain penanganan eceng gondok, Pemkab Samosir juga mengembangkan pemanfaatan eceng gondok menjadi pupuk organik. Vandiko menjelaskan pihaknya telah melakukan uji coba pupuk organik di Laboratorium Balai Riset dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Medan.

"Setelah pengujian laboratorium, pupuk tersebut akan melalui tahap evaluasi dan uji edar sehingga nantinya dapat dimanfaatkan sebagai pupuk kompos di dalam maupun luar Kabupaten Samosir," katanya.

Terkait penataan kawasan wisata, Vandiko mengatakan Pemkab Samosir telah membentuk tim terpadu melalui Surat Edaran Bupati untuk mengatur zonasi penggunaan jet ski di wilayah perairan Danau Toba.

Selain itu, Pemprov Sumatera Utara bersama Pemkab Samosir juga telah melakukan uji coba penerbangan pesawat amfibi di Danau Toba, Kabupaten Samosir.

"Kami berharap Kabupaten Samosir dapat memperoleh program prioritas pembangunan bandara pesawat amfibi dari Kementerian Perhubungan, termasuk dukungan pembangunan infrastruktur air bersih," ujar Vandiko.

Ia juga menyampaikan bahwa perencanaan pembangunan amphitheater open stage di kawasan Tuktuk Siadong telah dianggarkan dalam Perubahan APBD Tahun 2025 dan diharapkan mendapat dukungan pembangunan lanjutan pada tahun 2026.

Sementara itu, Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk menegaskan Pemkab Samosir mendukung penuh seluruh kebijakan penataan pariwisata dan pengembangan Danau Toba sebagai destinasi prioritas nasional.

"Kami terus berbenah melalui berbagai kegiatan seperti pembersihan eceng gondok, pemasangan petunjuk jalan, pertunjukan budaya, pengembangan kuliner, dan menjaga kebersihan lingkungan," kata Ariston.

Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution dalam rapat tersebut menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terus berupaya menjaga status green card Geopark Kaldera Toba dari UNESCO melalui peningkatan kualitas destinasi dan sumber daya manusia pariwisata.

Beberapa langkah yang dilakukan antara lain pembangunan papan petunjuk arah, penyediaan fasilitas toilet, peningkatan kapasitas sumber daya manusia geowisata, hingga promosi internasional melalui berbagai event pariwisata seperti Trail of The Kings di Kabupaten Samosir.

"Kami tidak hanya mengandalkan APBD, tetapi juga melibatkan BUMD dan sektor swasta untuk mendukung pengembangan Danau Toba," ujar Bobby.

Ketua DEN Luhut Binsar Panjaitan meminta seluruh kepala daerah di kawasan Danau Toba fokus menangani persoalan eceng gondok dan sampah demi menjaga kualitas lingkungan dan kesiapan kawasan wisata.

"Eceng gondok sudah bisa dimanfaatkan menjadi pupuk organik, jadi harus dibersihkan dan dikelola dengan baik. Sampah juga harus benar-benar ditangani agar pariwisata Danau Toba semakin siap menerima wisatawan," kata Luhut.

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi dan kolaborasi antar kabupaten di kawasan Danau Toba serta dukungan seluruh pemangku kepentingan dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan.

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru