Minggu, 31 Mei 2026 WIB

Bupati Samosir Dukung Partangiangan Bolon PTSBI 2026, Dorong Jadi Agenda Wisata Tahunan

editor - Jumat, 07 November 2025 12:10 WIB
Bupati Samosir Dukung Partangiangan Bolon PTSBI 2026, Dorong Jadi Agenda Wisata Tahunan
Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pelaksanaan Partangiangan Bolon atau ibadah akbar yang digagas Punguan Toga Samosir Boru Ibebere Indonesia (PTSBI).

SAMOSIR -Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pelaksanaan Partangiangan Bolon atau ibadah akbar yang digagas Punguan Toga Samosir Boru Ibebere Indonesia (PTSBI). Dukungan tersebut disampaikan saat menerima audiensi pengurus PTSBI di Rumah Dinas Bupati Samosir, Jumat (7/11/2025).

Audiensi tersebut dihadiri Ketua Umum PTSBI Raya Pontus Samosir, Ketua Panitia Partangiangan Bolon Mangaratua Samosir, Sekretaris Daerah Kabupaten Samosir Marudut Tua Sitinjak, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Immanuel Sitanggang, sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta pengurus PTSBI lainnya.

Partangiangan Bolon direncanakan berlangsung selama tiga hari, yakni pada 25–27 Juni 2026 di Kecamatan Onan Runggu, Kabupaten Samosir.

Baca Juga:
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Samosir mengapresiasi inisiatif PTSBI yang dinilai tidak hanya mempererat tali persaudaraan antar keturunan Raja Sonang, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian perantau terhadap kampung halaman atau bona pasogit.

"Pemerintah Kabupaten Samosir menyambut baik kegiatan ini karena dapat menjadi ajang promosi wisata, pelestarian budaya, serta penguatan nilai-nilai persaudaraan," ujar Vandiko.

Menurutnya, kegiatan berskala besar seperti Partangiangan Bolon juga berpotensi memberikan dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat, khususnya melalui keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

"Kegiatan ini sangat baik karena mampu menggerakkan ekonomi masyarakat dan memperkuat kebersamaan. Kami berharap kegiatan ini berjalan sukses dan dapat menjadi agenda berkelanjutan di Kabupaten Samosir," katanya.

Vandiko juga menekankan pentingnya menjaga hubungan dengan leluhur dan tidak melupakan asal-usul sebagai bagian dari nilai budaya Batak yang harus diwariskan kepada generasi muda.

"Keberhasilan dan jabatan yang kita miliki bukan hanya karena kemampuan pribadi, tetapi juga karena doa para leluhur. Karena itu, kita tidak boleh melupakan asal-usul dan keluarga," ujarnya.

Bupati memastikan Pemerintah Kabupaten Samosir siap mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut dan berharap Partangiangan Bolon dapat masuk dalam Calendar of Event pariwisata Kabupaten Samosir.

"Prinsipnya kami siap mendukung dan berharap kegiatan ini dapat dipromosikan secara luas sehingga menjadi agenda tahunan pariwisata Samosir," tambahnya.

Sementara itu, Ketua Umum PTSBI Raya Pontus Samosir menyampaikan apresiasi atas sambutan dan dukungan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Samosir terhadap rencana kegiatan tersebut.

"Kami datang untuk memaparkan rencana Partangiangan Bolon dan berharap kegiatan ini dapat terlaksana dengan dukungan penuh dari Pemkab Samosir," ujar Pontus.

Ia menjelaskan PTSBI juga berkomitmen mendukung berbagai program prioritas pemerintah daerah, termasuk di bidang kesehatan, pendidikan melalui pemberian beasiswa, pengembangan pariwisata, penguatan UMKM, pertanian, serta pelestarian lingkungan.

"Kami ingin berkolaborasi melalui berbagai kegiatan sosial dan program berkelanjutan yang sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Samosir," katanya.

Ketua Panitia Partangiangan Bolon Mangaratua Samosir menambahkan kegiatan tersebut akan mengusung tiga fokus utama, yakni penguatan adat budaya (paradaton), pengembangan ekonomi masyarakat, dan pemberdayaan pemuda.

Menurutnya, rangkaian kegiatan akan diisi dengan hiburan rakyat, konser budaya, dan bazar UMKM yang melibatkan masyarakat lokal. Panitia menargetkan lebih dari 2.000 peserta hadir dalam kegiatan tersebut.

"Kami berharap kegiatan ini mampu menciptakan efek ekonomi kreatif bagi masyarakat sekitar," ujar Mangaratua.

Selain kegiatan budaya dan ekonomi, panitia juga merencanakan aksi sosial berupa penanaman 10 ribu bibit pohon dan pemberian beasiswa pendidikan bagi pelajar sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan generasi muda.

"Kami ingin kegiatan ini menjadi edukasi bagi generasi muda untuk mencintai lingkungan sekaligus menjaga budaya," katanya.

Panitia berharap Partangiangan Bolon dapat dilaksanakan secara berkesinambungan dan menjadi salah satu daya tarik wisata budaya di Kecamatan Onan Runggu, Kabupaten Samosir.

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru