Minggu, 31 Mei 2026 WIB

Wabup Samosir Sampaikan Nota Pengantar RAPBD 2026 Senilai Rp776 Miliar

editor - Senin, 10 November 2025 10:35 WIB
Wabup Samosir Sampaikan Nota Pengantar RAPBD 2026 Senilai Rp776 Miliar
Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk menyampaikan Nota Pengantar Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Samosir di Ruang Rapat Paripurna DPRD Samosir, Senin (10/11/2025).

SAMOSIR -Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk menyampaikan Nota Pengantar Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Samosir di Ruang Rapat Paripurna DPRD Samosir, Senin (10/11/2025). Dalam rapat tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir mengusulkan RAPBD 2026 dengan total anggaran sekitar Rp776 miliar.

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Samosir Nasip Simbolon didampingi Wakil Ketua DPRD Osvaldo Simbolon dan Sarhochel Tamba. Turut hadir Staf Ahli Bupati, Asisten I Tunggul Sinaga, Asisten II Hotraja Sitanggang, Kasubsi Penuntutan, Upaya Hukum Luar Biasa dan Eksekusi Pidsus Kejaksaan Negeri Samosir Modana Hutajulu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Immanuel Sitanggang, serta pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya.

Selain penyampaian nota pengantar RAPBD 2026, pemerintah daerah juga menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang perubahan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2024 mengenai pajak daerah dan retribusi daerah.

Baca Juga:
Dokumen nota keuangan RAPBD 2026 secara resmi diserahkan Wakil Bupati Samosir kepada Ketua DPRD Nasip Simbolon yang didampingi para wakil ketua DPRD.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk menyampaikan apresiasi kepada DPRD atas sinergi dan kerja sama yang telah terjalin dalam proses penyusunan RAPBD Tahun Anggaran 2026.

Menurut Ariston, RAPBD disusun sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mempercepat pembangunan daerah di tengah keterbatasan fiskal yang dihadapi pemerintah saat ini.

"Di tengah keterbatasan anggaran saat ini, kami menyusun program kegiatan secara efektif dan berorientasi hasil, dengan prioritas pada peningkatan pelayanan publik, penanggulangan kemiskinan, dan pembangunan infrastruktur," ujar Ariston.

Halaman:
Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru