Minggu, 31 Mei 2026 WIB

Bupati Samosir Salurkan 12,5 Ton Bibit Padi untuk 58 Kelompok Tani

editor - Senin, 08 Desember 2025 19:29 WIB
Bupati Samosir Salurkan 12,5 Ton Bibit Padi untuk 58 Kelompok Tani
Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menyalurkan bantuan bibit padi varietas Ciherang kepada kelompok tani di Kecamatan Sianjur Mula-mula, Minggu (8/12/2025).

SAMOSIR -Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menyalurkan bantuan bibit padi varietas Ciherang kepada kelompok tani di Kecamatan Sianjur Mula-mula, Minggu (8/12/2025). Penyaluran bantuan dipusatkan di Onan Limbong, Desa Aek Sipitudai, dan dihadiri Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Tumiur Gultom, Kepala Dinas Kominfo Immanuel Sitanggang, Camat Sianjur Mula-mula Andry P. Limbong, penyuluh pertanian lapangan (PPL), aparat desa, serta para kelompok tani penerima manfaat.

Bantuan tersebut merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Kabupaten Samosir dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui skema Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Sumut. Bantuan sebelumnya diusulkan langsung oleh Bupati Samosir kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk mendukung peningkatan produksi pertanian di daerah itu.

Total bantuan yang disalurkan mencapai 12,5 ton bibit padi varietas Ciherang untuk 58 kelompok tani dengan cakupan lahan sekitar 600 hektare.

Baca Juga:
Dari jumlah tersebut, sebanyak 9,3 ton bibit dialokasikan untuk Kecamatan Sianjur Mula-mula yang mencakup luas tanam 372 hektare dan diperuntukkan bagi 48 kelompok tani. Sisanya akan didistribusikan ke Kecamatan Pangururan dan Palipi.

Dalam sambutannya, Bupati Vandiko menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara atas perhatian terhadap sektor pertanian di Kabupaten Samosir.

"Walaupun Bapak Gubernur sedang berada di daerah bencana, bantuan ini tetap dapat disalurkan tepat waktu. Ini menunjukkan perhatian dan kepedulian yang luar biasa dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terhadap petani kita," ujar Vandiko.

Ia mengimbau para kelompok tani segera memanfaatkan bantuan dengan melakukan penanaman sesuai jadwal agar produktivitas pertanian dapat meningkat.

"Segera kita tanam. Saya berharap tahun depan bantuan untuk sektor pertanian di Samosir semakin bertambah. Terima kasih kepada Pemprov Sumut. Salam kolaborasi, Sumut berkah untuk kita semua," katanya.

Selain itu, Vandiko juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat berdampak pada sektor pertanian. Ia meminta masyarakat menjaga kebersihan dan kelancaran saluran irigasi guna mencegah banjir di area persawahan.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Samosir, Tumiur Gultom, menjelaskan bahwa bantuan bibit padi tersebut akan didukung pemberian dolomit untuk sawah yang memiliki kandungan karat tinggi.

Menurutnya, pendataan lahan telah dilakukan oleh penyuluh pertanian lapangan dan beberapa kelompok tani telah dipersiapkan sebagai lokasi demonstrasi plot (demplot) bekerja sama dengan PT Bio Energi Rimba.

"Masyarakat pemilik lahan dapat melaporkan kesediaan menjadi lokasi demplot. Kami akan memberikan pendampingan mulai dari pengolahan lahan hingga masa panen," jelas Tumiur.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Samosir juga telah membentuk dua brigade pangan yang melibatkan petani milenial untuk memperkuat pendampingan pertanian di lapangan. Brigade tersebut nantinya akan dilengkapi alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk mendukung kegiatan pra panen dan pascapanen.

"Brigade pangan ini ditempatkan di Kecamatan Harian dan Sianjur Mula-mula. Dengan pendampingan PPL dan brigade pangan, kami mendorong pola tanam serentak agar produksi meningkat, bahkan ditargetkan bisa mencapai lima kali panen dalam dua tahun," ujarnya.

Program bantuan bibit padi tersebut mendapat apresiasi dari para kelompok tani di Kecamatan Sianjur Mula-mula. Ketua Kelompok Tani Napinasada Sipitudai, Pardiman Limbong, menyampaikan terima kasih atas perhatian Pemerintah Kabupaten Samosir terhadap kebutuhan petani.

"Kami sangat berterima kasih kepada Bupati dan jajaran yang selalu memperhatikan petani. Kami juga sudah merasakan manfaat pendampingan dari PPL," ujar Pardiman.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan harapan masyarakat terkait kondisi Sungai Binanga Bolon di Kenegerian Limbong yang kerap meluap saat musim hujan dan mengancam lahan pertanian warga.

"Sungai ini rawan banjir dan sering membuat petani khawatir. Kami berharap pemerintah dapat melakukan normalisasi sungai dan perbaikan tanggul," katanya.

Penyaluran bantuan 12,5 ton bibit padi tersebut diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Samosir sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dan masyarakat tani.

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru