Minggu, 31 Mei 2026 WIB

Bupati Samosir Serahkan 271 Bantuan Rumah Layak Huni

editor - Kamis, 11 Desember 2025 15:33 WIB
Bupati Samosir Serahkan 271 Bantuan Rumah Layak Huni
Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menyerahkan sebanyak 271 bantuan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dan peningkatan kualitas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada masyarakat penerima manfaat di Aula Kantor Bupati Samosir, Rabu (11/12/2025).

SAMOSIR -Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menyerahkan sebanyak 271 bantuan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dan peningkatan kualitas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada masyarakat penerima manfaat di Aula Kantor Bupati Samosir, Rabu (11/12/2025). Program tersebut merupakan hasil sinergi pendanaan antara Pemerintah Kabupaten Samosir, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, dan Pemerintah Pusat.

Ratusan bantuan itu terdiri atas 200 unit BSPS dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) dengan nilai Rp20 juta per unit, 40 unit RTLH dari Dinas PKP Provinsi Sumatera Utara senilai Rp30 juta per unit, serta 31 unit BSPS dari Pemerintah Kabupaten Samosir dengan nilai Rp25 juta per unit.

Dalam sambutannya, Bupati Vandiko menegaskan bahwa keberhasilan program tersebut tidak terlepas dari kolaborasi lintas pemerintahan dalam mendukung percepatan pembangunan daerah.

Baca Juga:
"Skema pembiayaan bantuan hari ini bersumber dari APBD Kabupaten, APBD Provinsi, dan APBN Pemerintah Pusat. Inilah yang selalu saya tekankan, bahwa pembangunan di Kabupaten Samosir pada periode ini mengedepankan sinergitas penganggaran," ujar Vandiko.

Menurutnya, pembangunan daerah tidak dapat hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kabupaten. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Samosir terus membangun koordinasi dengan pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat agar program pembangunan dapat berjalan lebih cepat dan merata.

"Tidak hanya bergantung pada APBD Kabupaten, tetapi juga berkolaborasi dengan provinsi dan pusat agar pembangunan dapat berlangsung lebih cepat," katanya.

Vandiko meminta seluruh penerima manfaat memanfaatkan bantuan tersebut secara optimal. Ia menegaskan bahwa bantuan BSPS bersifat stimulan sehingga membutuhkan partisipasi swadaya dari masyarakat penerima.

"Bantuan ini bersifat stimulan yang memerlukan swadaya dari penerima. Jangan sampai tidak dibangun," tegasnya.

Selain menyerahkan bantuan perumahan, Vandiko juga mengingatkan masyarakat agar memperhatikan kondisi instalasi listrik di rumah masing-masing. Hal itu disampaikan menyusul meningkatnya risiko kebakaran akibat instalasi listrik yang sudah tua atau tidak layak pakai.

Dalam kesempatan itu, Vandiko turut menyampaikan apresiasi kepada Kementerian PKP dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang dinilai cepat merespons usulan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Samosir.

"Terima kasih kepada Bapak Menteri PKP. Beberapa waktu lalu saya mengajukan proposal BSPS dan langsung diakomodasi. Begitu juga dengan Bapak Gubernur Sumatera Utara," ungkapnya.

Ia memastikan seluruh penerima bantuan telah melalui proses verifikasi sesuai ketentuan yang berlaku. Menurutnya, bantuan tersebut diberikan kepada masyarakat yang benar-benar memenuhi kriteria penerima.

"Semuanya sudah sesuai prosedur dan telah dikurasi oleh instansi masing-masing. Inilah masyarakat yang benar-benar berhak menerima bantuan," tambah Vandiko.

Sebagai bagian dari upaya menekan angka stunting, Vandiko juga meminta perhatian pemerintah pusat untuk mendukung pembangunan sanitasi di wilayah Samosir. Ia berharap program sanitasi dapat menjadi salah satu prioritas bantuan ke depan karena berkaitan langsung dengan kesehatan masyarakat.

Menutup arahannya, Vandiko mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan berlangsung hingga pertengahan Desember. Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), intensitas hujan di wilayah Sumatera Utara, termasuk Kabupaten Samosir, diprediksi meningkat dalam beberapa hari ke depan.

"Menurut informasi BMKG, intensitas hujan akan meningkat, termasuk di Samosir. Mari tetap waspada dan aktif bergotong royong membersihkan saluran irigasi maupun selokan yang tersumbat," ajaknya.

Sementara itu, Kasubbag Umum dan Tata Usaha Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman Sumatera II, Marlina Irene Hutagalung, mengatakan program BSPS merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah.

"Melalui bantuan ini, pemerintah tidak hanya memberikan stimulan, tetapi juga mendorong semangat gotong royong, kemandirian, dan swadaya masyarakat dalam memperbaiki rumahnya," ujar Marlina.

Ia berharap bantuan yang diberikan dapat segera dimanfaatkan masyarakat untuk membangun rumah yang aman, sehat, dan layak huni.

"Buku ini adalah simbol kepercayaan dan tanggung jawab. Laksanakan dengan baik dan tepat sasaran agar program ini memberikan dampak nyata bagi masyarakat Samosir," tutupnya.

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru