Sempat Buron 3 Tahun, ‘Acong’ Akhirnya Diciduk Resmob Polres P.Sidimpuan
Pelarian panjang salah satu terduga pelaku kasus pengeroyokan brutal di kawasan Bioskop Rajawali akhirnya terhenti.
Daerah
P.SIDIMPUAN | Jelajahnews id- Euforia Pesta Tapanuli 2026 memang telah usai. Namun, yang tertinggal di Alaman Bolak bukan hanya kenangan pesta, melainkan juga tumpukan sampah yang menuai keluhan warga.
Baca Juga:
Acara besar yang digelar Bank Indonesia Sibolga sejak 8 hingga 10 Mei 2026 itu sebelumnya sukses menyedot ribuan warga.
Suasana meriah, UMKM ramai, panggung hiburan penuh penonton. Namun usai pesta bubar, wajah pusat Kota Padangsidimpuan justru berubah bak "tempat pembuangan sementara" dadakan.
Pantauan Selasa siang (12/5/2026), sampah plastik, botol minuman, bekas makanan hingga kardus berserakan di sejumlah titik kawasan Alaman Bolak. Ironisnya, hingga dua hari setelah acara berakhir, belum terlihat aktivitas pembersihan total di lokasi.
Warga pun mulai melontarkan kritik pedas. Mereka menilai kemeriahan acara tak sebanding dengan tanggung jawab menjaga kebersihan setelah kegiatan selesai.
"Waktu acaranya, semua sibuk selfie dan tepuk tangan. Tapi setelah selesai, yang tinggal malah sampah. Masa acara sebesar itu lupa sama sapu?" celetuk Wendy, warga Padangsidimpuan yang melintas di lokasi.
Menurutnya, kegiatan berskala besar yang membawa nama institusi negara seharusnya memberi contoh dalam pengelolaan lingkungan, bukan meninggalkan kesan kumuh di jantung kota.
"Kalau memang bisa bikin pesta besar, harusnya bisa juga beresin sampahnya. Jangan rakyat diajak datang ramai-ramai, tapi kotanya ditinggal kotor," ujarnya.
Kondisi ini juga memunculkan pertanyaan publik soal kesiapan panitia dalam mengantisipasi lonjakan volume sampah selama acara berlangsung.
Warga menilai petugas kebersihan terlihat minim, bahkan pasca-acara nyaris tidak terlihat aktivitas pengangkutan sampah.
Kini, aroma tak sedap mulai tercium di beberapa sudut kawasan. Sampah yang dibiarkan terlalu lama dikhawatirkan mengganggu kenyamanan warga dan merusak citra ruang publik kebanggaan Kota Padangsidimpuan.
Warga berharap Bank Indonesia Sibolga segera turun tangan dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk membersihkan seluruh area bekas kegiatan.
Sebab bagi warga, pesta boleh selesai, tapi tanggung jawab jangan ikut bubar bersama suara musik panggung.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Bank Indonesia Sibolga maupun Pemerintah Kota Padangsidimpuan belum memberikan keterangan resmi terkait penanganan sampah di kawasan Alaman Bolak. (JN-Irul)
Pelarian panjang salah satu terduga pelaku kasus pengeroyokan brutal di kawasan Bioskop Rajawali akhirnya terhenti.
Daerah
Euforia Pesta Tapanuli 2026 memang telah usai. Namun, yang tertinggal di Alaman Bolak bukan hanya kenangan pesta, melainkan juga tumpukan sa
Daerah
Seorang pria berinisial APL (37), warga Rantau Selatan, Kabupaten Labuhan Batu, diamankan polisi di kawasan perkebunan sawit PT FR/ANJ.
Daerah
Polemik dugaan pencurian Tandan Buah Segar (TBS) di areal perkebunan PT Barapala, Kabupaten Padang Lawas, memicu perhatian publik.
Daerah
Kantor Pertanahan Kota Padangsidimpuan terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui rapat mingguan yang
Daerah
Komitmen memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba kembali ditunjukkan Polsek Padangsidimpuan Hutaimbaru.
Daerah
Musyawarah Daerah (Musda) VIII DPD KNPI Kota Padangsidimpuan berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan di Gedung Nasional Padangsidi
Daerah
Mandeknya proses Pergantian Antar Waktu (PAW) DPRD Tapanuli Selatan dari Fraksi Partai NasDem terus menuai sorotan publik.
Daerah
UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan resmi membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2026/2027.
Daerah
Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) KNPI Kota Padangsidimpuan dipastikan bakal berlangsung panas dan penuh dinamika.
Daerah