Ketua Panitia Pelaksana, Indra Jaya, menambahkan bahwa pengajian ini diikuti alumni IPM Sumut yang tersebar di berbagai provinsi, bahkan luar negeri.
"Peserta berasal dari Aceh, Yogyakarta, Jakarta, Bandung, Solok, Solo, Pekanbaru, Kalimantan, Makassar, bahkan ada yang mengikuti dari Qatar dan Jepang," kata Indra.
Ia menjelaskan, pelaksanaan secara daring tidak mengurangi semangat kebersamaan. Sebaliknya, kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi antarsesama alumni yang berdomisili berjauhan.
Menurut Indra, sebelum dan sesudah pengajian, para peserta kerap memanfaatkan waktu untuk berinteraksi dan berbagi cerita secara virtual.
Di akhir setiap sesi, panitia juga menyelenggarakan kuis berhadiah bagi peserta yang mampu menjawab pertanyaan dari penceramah dengan benar.
Melalui PERAN ke-3 ini, PENA IPM Sumut berharap tradisi pengajian Ramadan dapat terus mempererat ukhuwah (persaudaraan) sekaligus memperkuat kontribusi alumni dalam kehidupan keagamaan dan kebangsaan.(jns)