Ia menginstruksikan Pertamina Patra Niaga untuk mengaktifkan lima SPBU di wilayah terdampak dan memastikan seluruhnya beroperasi penuh selama 24 jam.
"Saya sudah minta Patra Niaga, yang tadinya baru tiga pompa bensin aktif kita naikkan menjadi lima, dan semuanya buka 24 jam. Tidak perlu barcode sementara waktu, ini untuk mengantisipasi kondisi," tegasnya.
Namun, Bahlil meminta masyarakat tidak melakukan penimbunan maupun penyalahgunaan pembelian BBM selama masa tanggap darurat.
"Saya mohon kepada saudara-saudara semua, jangan disalahgunakan. Gunakan BBM sesuai kebutuhan," katanya.
Penambahan jam operasional SPBU diharapkan dapat mempercepat pemulihan mobilitas warga, memperlancar distribusi bantuan, dan memulihkan aktivitas ekonomi di kota-kota terdampak bencana di Sumatera Utara.