"Kami melaporkan bahwa muskot telah dilaksanakan, namun hingga saat ini SK pengurus IPSI yang baru belum juga ditandatangani. Kondisi ini membuat roda organisasi terhambat. Untuk itu kami memohon arahan dan bimbingan dari Bapak Wakil Wali Kota," ujar Endang.
Menanggapi hal itu, Zakiyuddin menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi antarpihak agar permasalahan organisasi tidak menimbulkan dampak negatif bagi atlet. Ia juga berjanji akan membantu mencari solusi agar pembinaan atlet pencak silat di Medan tetap berjalan baik.
"Kami akan pelajari persoalan ini dan mencari jalan keluarnya. Jangan sampai atlet kita kehilangan kesempatan hanya karena masalah administrasi," tandasnya.