"Saya lihat hasilnya luar biasa. Rumahnya tertata rapi, jalannya lebar, kualitasnya bagus. Kami siap menambah kuota jika pemerintah daerah juga siap mendukung," ujar Maruarar.
Sementara itu, Zulkan, salah satu penghuni SMK Residence 2, mengaku terbantu dengan program ini. Ia menyebut, program 3 juta rumah menjadi solusi nyata bagi keluarga muda untuk memiliki hunian yang nyaman dan aman.
"Tempatnya bagus, air lancar, lingkungannya bersih. Saya dan istri merasa tenang tinggal di sini. Program ini benar-benar membantu kami," tuturnya.
Dengan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat, program 3 juta rumah diharapkan tidak hanya menekan angka backlog perumahan, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi baru di Sumatera Utara.