Warung Kopi Jadi Kedok, Polisi Sita Hampir 4,5 Kg Ganja di Tano Bato
P.SIDIMPUAN Jelajahnews.id Satuan Reserse Narkoba Polres Padangsidimpuan berhasil mengungkap kasus peredaran ganja dengan menangkap seor
Daerah
MEDAN -Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Medan menilai perubahan Peraturan Daerah (Perda) tentang sistem kesehatan sebagai langkah strategis untuk menjawab kebutuhan riil masyarakat. Namun, fraksi ini menegaskan bahwa revisi regulasi harus berdampak nyata dan tidak sekadar bersifat normatif-administratif.
Pandangan tersebut disampaikan juru bicara Fraksi Gerindra, Tia Ayu Anggriani, dalam rapat paripurna DPRD Kota Medan, Selasa (10/2/2026).
"Fraksi Gerindra mengapresiasi penguatan tanggung jawab pemerintah daerah dalam pelayanan kesehatan dasar dan rujukan, pembiayaan layanan tertentu, penanganan kejadian luar biasa (KLB), serta jaminan Universal Health Coverage (UHC). Namun, perlu kejelasan kesiapan fiskal daerah agar tidak membebani APBD ke depan," ujar Tia.
Fraksi Gerindra menilai, penguatan tanggung jawab pemerintah daerah harus diimbangi dengan perencanaan anggaran yang matang agar implementasi kebijakan berjalan optimal dan berkelanjutan.
Selain itu, fraksi ini menyoroti pentingnya keadilan dan pemerataan akses layanan kesehatan. Beberapa poin yang diapresiasi antara lain larangan penolakan pasien gawat darurat, penghapusan uang muka, peningkatan akses bagi penyandang disabilitas, serta pelayanan lintas wilayah.
"Langkah tersebut positif, tetapi pengawasan di lapangan harus diperjelas agar tidak hanya bersifat deklaratif," tegasnya.
Meski Kota Medan memiliki fasilitas kesehatan yang relatif memadai, Fraksi Gerindra mencatat masih adanya berbagai persoalan di lapangan, seperti penolakan pasien dengan alasan keterbatasan kamar, antrean panjang di rumah sakit dan puskesmas, serta ketimpangan kualitas layanan antara wilayah pusat kota dan pinggiran.
Selain itu, fraksi juga menyoroti adanya keluhan diskriminasi terhadap pasien BPJS Kesehatan yang dinilai masih terjadi di sejumlah fasilitas kesehatan.
"Hal ini menunjukkan bahwa akses layanan kesehatan belum sepenuhnya adil dan merata, serta kualitas pelayanan belum konsisten," kata Tia.
Fraksi Gerindra meminta Pemerintah Kota Medan memberikan perhatian serius terhadap persoalan tersebut agar perubahan perda benar-benar memberikan dampak konkret bagi masyarakat.
Revisi perda ini diharapkan tidak hanya memperkuat aspek regulasi, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas layanan kesehatan secara menyeluruh dan berkeadilan di Kota Medan.
P.SIDIMPUAN Jelajahnews.id Satuan Reserse Narkoba Polres Padangsidimpuan berhasil mengungkap kasus peredaran ganja dengan menangkap seor
Daerah
Penampakan Harimau Sumatera di Grid N11W19, kawasan hutan Batang Toru, kembali menegaskan bahwa wilayah tersebut merupakan habitat lintasan
Daerah
P.SIDIMPUAN Jelajahnews.id Kantor Pertanahan Kota Padangsidimpuan menggandeng Kementerian Agama Kota Padangsidimpuan dalam sebuah rapat
Daerah
Aksi pencurian handphone yang terjadi saat dini hari di Desa Hapesong Baru, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Rabu (23/4/202
Daerah
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Padangsidimpuan berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) yang
Daerah
Kantor Pertanahan Kabupaten Tapanuli Selatan terus mendorong percepatan legalisasi aset masyarakat melalui Program Pendaftaran Tanah Sistema
Daerah
Isu dugaan temuan pecahan kaca dalam menu risol program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Angkola Julu kini berkembang menjadi polemik
Daerah
P.SIDIMPUAN Jelajahnews.id Sikap tidak ramah yang ditunjukkan oknum staf di ruang IGD RSUD Metta Medika Padangsidimpuan menuai sorotan ta
Daerah
Upaya memperkuat perlindungan hukum sekaligus meningkatkan profesionalisme Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) terus didorong melalui forum st
Daerah
P.SIDIMPUAN Jelajahnews.id Kantor Pertanahan Kota Padangsidimpuan menggelar rapat koordinasi (rakor) penyiapan lahan pembangunan Balai P
Daerah