Kamis, 30 Juli 2026 WIB

Geger Tengah Malam! Ratusan Warga Kepung Rumah Kos di Kompleks DPR, 43 Orang Digelandang ke Polres

editor - Kamis, 30 Juli 2026 10:28 WIB
Geger Tengah Malam! Ratusan Warga Kepung Rumah Kos di Kompleks DPR, 43 Orang Digelandang ke Polres
Foto: Puluhan penghuni rumah kos didata saat penertiban yang dilakukan warga bersama aparat TNI-Polri di Kompleks DPR, Padangsidimpuan Selatan, Rabu (29/7/2026) malam.

P.SIDIMPUAN| Jelajahnews.id - Ratusan warga bersama aparat TNI-Polri menggelar penertiban di sejumlah rumah kos di Kompleks DPR, Lingkungan V, Kelurahan Wek VI, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Rabu (29/7/2026) malam.

Sebanyak 43 orang yang berada di lokasi didata dan dibawa ke Polres Padangsidimpuan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Penertiban dilakukan menyusul keresahan masyarakat terhadap aktivitas keluar-masuk tamu hingga larut malam di sejumlah rumah kos.

Warga juga mengeluhkan suara knalpot kendaraan yang bising serta keberadaan orang-orang yang tidak dikenal di lingkungan permukiman.

Kepala Lingkungan V Kampung Darek, M. Soad Nasution, mengatakan aksi tersebut merupakan tindak lanjut dari keluhan warga yang telah berlangsung selama beberapa bulan.

"Warga sering melihat orang dari luar lingkungan datang dan pergi hingga dini hari tanpa diketahui identitas maupun tujuannya. Kondisi itu membuat masyarakat merasa resah," kata Soad kepada wartawan.

Menurut dia, sebelum penertiban dilakukan, masyarakat terlebih dahulu menggelar musyawarah bersama pemerintah kelurahan, tokoh masyarakat, tokoh agama, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta aparat TNI dan Polri.

Dalam pertemuan tersebut disepakati bahwa penertiban dilakukan untuk menjaga ketertiban lingkungan dan tidak boleh disertai tindakan yang melanggar hukum.

Setelah mendapat pengawalan aparat, ratusan warga kemudian mendatangi sejumlah rumah kos yang menjadi perhatian masyarakat. Penghuni maupun tamu diminta keluar dari kamar untuk dilakukan pendataan identitas.

Dari hasil pendataan sementara, sebanyak 43 orang yang terdiri dari laki-laki dan perempuan diamankan. Mereka kemudian dibawa ke Polres Padangsidimpuan untuk menjalani pemeriksaan identitas serta pendalaman lebih lanjut.

Soad menyebutkan, sebagian dari mereka belum dapat menunjukkan kartu identitas sehingga masih memerlukan proses verifikasi oleh pihak kepolisian.

Selain itu, berdasarkan temuan awal di lapangan, terdapat laki-laki dan perempuan yang berada dalam satu kamar. Aparat juga mendata adanya tiga perempuan dalam kondisi hamil. Namun, status hubungan maupun tujuan keberadaan mereka masih menunggu hasil pemeriksaan resmi.

Saat penertiban berlangsung, aparat juga menemukan barang yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika di salah satu kamar kos.

Di dalam kamar tersebut terdapat empat orang yang terdiri atas dua laki-laki dan dua perempuan. Aparat mengamankan dua plastik klip kecil yang diduga berisi sabu, kaca pireks, serta beberapa mancis.

Barang-barang tersebut selanjutnya diserahkan ke Polres Padangsidimpuan untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium dan penyelidikan lebih lanjut.

"Hingga saat ini kami belum bisa menyimpulkan apakah barang tersebut benar merupakan narkotika. Seluruhnya masih menunggu hasil pemeriksaan dari pihak kepolisian," ujar Soad.

Ia menegaskan bahwa masyarakat hanya melakukan pengamanan sementara terhadap orang-orang yang berada di rumah kos sebelum diserahkan kepada kepolisian.

"Warga berharap aparat dapat memastikan identitas para penghuni, aktivitas mereka, serta menindaklanjuti apabila nantinya ditemukan adanya pelanggaran hukum," katanya.

Usai penertiban, tamu yang bukan penghuni tetap diminta meninggalkan lokasi. Sementara para penyewa diberi waktu mengosongkan kamar sesuai kesepakatan pemerintah lingkungan.

Warga juga meminta pemilik rumah kos memperketat pendataan penyewa, mewajibkan pelaporan identitas penghuni, mengatur jam bertamu, serta meningkatkan pengawasan agar rumah kos tidak disalahgunakan untuk aktivitas yang mengganggu ketertiban masyarakat.

Penertiban berakhir sekitar pukul 01.50 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan kondusif di bawah pengamanan personel TNI dan Polri. (JN-Irul)

Editor
: Irul Daulay
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru