Rabu, 15 Juli 2026 WIB

Bupati Samosir Resmikan Bengkel Kapal Permanen Pertama, Perkuat Keselamatan Pelayaran di Danau Toba

editor - Kamis, 18 Juni 2026 16:08 WIB
Bupati Samosir Resmikan Bengkel Kapal Permanen Pertama, Perkuat Keselamatan Pelayaran di Danau Toba
Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom meresmikan Bengkel Kapal CV. Muara Putih I di Desa Pangaloan, Kecamatan Nainggolan, Kamis (18/6/2026).

SAMOSIR – Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom meresmikan Bengkel Kapal CV. Muara Putih I di Desa Pangaloan, Kecamatan Nainggolan, Kamis (18/6/2026). Kehadiran bengkel kapal permanen pertama di Kabupaten Samosir tersebut menjadi langkah strategis untuk meningkatkan keselamatan pelayaran, memperkuat layanan transportasi perairan, serta mendukung pengembangan sektor pariwisata di Kawasan Danau Toba.

Peresmian ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Samosir, dilanjutkan uji coba penarikan kapal motor ke fasilitas bengkel sebagai simbol dimulainya operasional bengkel yang akan melayani perawatan dan perbaikan armada kapal yang beroperasi di Danau Toba.

Acara tersebut dihadiri Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk, Perwira Penghubung (Pabung) Kodim 0210/TU Tahan Siringoringo, Wakapolres Samosir Briston Agus Napitupulu, Direktur CV. Muara Putih I Jusman Sianturi, Pelaksana Tugas Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Penyeberangan (KSOPP) Danau Toba Tora Siagian, perwakilan Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara Joel Lumban Gaol, perwakilan KSOP Utama Kelas I Belawan Regina, Camat Nainggolan, Kepala Desa Pangaloan, perwakilan Dinas Perhubungan Kabupaten Simalungun, operator penyeberangan se-Kawasan Danau Toba, Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (GAPASDAP) Danau Toba, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Samosir Laspayer Sipayung, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pilip Simarmata, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Immanuel Sitanggang, serta sejumlah tokoh masyarakat.

Baca Juga:
Dalam sambutannya, Vandiko mengapresiasi investasi yang dilakukan CV. Muara Putih I. Menurutnya, pembangunan bengkel kapal tersebut merupakan bentuk kontribusi nyata dunia usaha dalam memperkuat infrastruktur transportasi perairan sekaligus meningkatkan standar keselamatan pelayaran di kawasan Danau Toba.

Sebagai daerah kepulauan yang aktivitas masyarakatnya sangat bergantung pada transportasi air, kata Vandiko, Kabupaten Samosir membutuhkan fasilitas pendukung yang mampu memastikan seluruh armada kapal selalu dalam kondisi laik operasi.

"Sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas, Danau Toba membutuhkan transportasi perairan yang aman, nyaman, dan memenuhi standar keselamatan. Saya berharap Bengkel Kapal Muara Putih I dapat menjadi pusat layanan perawatan dan perbaikan kapal yang profesional, modern, dan terpercaya," ujar Vandiko.

Ia menegaskan bahwa keberadaan bengkel kapal bukan hanya berfungsi sebagai tempat reparasi, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membangun budaya keselamatan pelayaran yang berkelanjutan. Oleh karena itu, seluruh operator kapal diminta menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama dengan melakukan pemeriksaan armada secara berkala dan mematuhi seluruh ketentuan yang ditetapkan otoritas pelayaran.

Menurut Vandiko, berdirinya bengkel kapal permanen pertama di Samosir juga mencerminkan semakin kondusifnya iklim investasi di daerah tersebut. Pemerintah Kabupaten Samosir, lanjutnya, berkomitmen memberikan pelayanan perizinan yang cepat, transparan, dan bebas dari praktik pungutan liar agar semakin banyak investasi yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Sementara itu, Direktur CV. Muara Putih I Jusman Sianturi menjelaskan pembangunan bengkel kapal dimulai sejak 2024 setelah melihat belum tersedianya fasilitas reparasi kapal permanen yang mampu memenuhi kebutuhan operator transportasi di Danau Toba.

"Kami melihat kebutuhan akan fasilitas perawatan kapal yang memadai demi mendukung keselamatan pelayaran di Danau Toba. Karena itu, bersama rekan-rekan kami berinisiatif membangun bengkel kapal ini agar dapat memberikan pelayanan yang lebih baik bagi para operator kapal," katanya.

Jusman juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Samosir yang telah memberikan kemudahan dalam proses perizinan, serta kepada masyarakat Desa Pangaloan yang mendukung pembangunan bengkel sejak tahap awal hingga selesai.

Dukungan terhadap keberadaan bengkel kapal juga disampaikan perwakilan KSOP Utama Kelas I Belawan, Regina. Menurutnya, fasilitas tersebut akan berperan penting dalam meningkatkan standar keselamatan pelayaran di Danau Toba.

Ia menjelaskan KSOP akan mendukung operasional bengkel melalui proses verifikasi teknis, termasuk pemenuhan fasilitas docking (tempat menaikkan kapal ke darat untuk perawatan), ketersediaan tenaga ahli bersertifikat, serta penerapan standar keselamatan sesuai ketentuan yang berlaku.

"Kami percaya sinergi antara pemerintah daerah, KSOP, dan pelaku usaha akan menjadi kunci dalam mewujudkan pelayanan transportasi perairan yang aman, tertib, dan lancar," ujarnya.

Tokoh masyarakat Kabupaten Samosir Juang Sinaga menilai kehadiran Bengkel Kapal Muara Putih I menjadi kemajuan penting bagi sektor transportasi dan pariwisata. Ia berharap keberadaan fasilitas tersebut mendorong operator kapal lebih rutin melakukan perawatan armada sehingga keselamatan penumpang semakin terjamin.

"Kehadiran bengkel kapal ini akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan menjadi salah satu pendukung penting dalam pengembangan pariwisata Danau Toba yang berkelanjutan," ungkap Juang.

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru